Senin, 17/09/2012 15:20 WIB

Ini Pemandangan Kota Palangka Raya yang Diselimuti Asap Pekat

Ahmadi - detikNews
Foto: ahmadi/detikcom
Palangka Raya - Kabut asap menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Jarak pandang terbatas. Meski begitu, warga beraktivitas seperti biasa.

Ibukota Provinsi Kalteng ini diterjang kabut asap dalam beberapa hari terakhir. Diperkirakan, hal itu terjadi karena kebakaran lahan di sejumlah titik. Hingga hari ini, Senin (17/9/2012), asap masih terlihat cukup pekat. Jarak pandang hanya berkisar 800 meter.

Gubernur Kalimantan Tengah A. Teras Narang mengatakan, cuaca saat ini mendekati ambang parah. Kebakaran kebakaran lahan masih saja terjadi di Palangka Raya dan kabupaten tetangga seperti Katingan, Kota Waringin Timur, Pulang Pisau dan Kapuas.

"Kebakaran lahan itu biasa terjadi pada hari Sabtu dan Minggu. Warga memanfaatkan waktu libur untuk membersihkan lahan pertanian dengan cara membakar," kata Teras di aula Jayang Tingang, Kompleks Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Senin (17/9/2012).

"Parahnya lagi, habis dibakar langsung ditinggal pemiliknya. Jelas kebakaran itu bisa menjalar kemana- mana," tuturnya.

Teras menambahkan, untuk penerbangan saat ini masih belum terkendala karena pesawat masih bisa landing dan take off di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya. Namun berdasarkan informasi, sejumlah pesawat dari bandara tersebut terpaksa mendarat di Bandara Sepinggan Balikpapan, Kaltim karena jarak pandang terganggu.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(try/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
40%
Kontra
60%