Senin, 17/09/2012 03:48 WIB
Tarik Penyidik dari KPK, Polri Dinilai Ganggu Upaya Pemberantasan Korupsi
"Hal ini membuat gangguan upaya percepatan penegakan hukum. Kenapa Polri tidak seirama dan justru bersikap kontraproduktif dalam pemberantasan korupsi," ujar Eva saat berbincang dengan detikcom, Minggu (16/9/2012) malam.
Politisi PDIP itu berharap KPK tidak berlarut-larut dalam keadaan ini dan diharapkan tetap fokus pada penganganan kasus-kasus besar. Untuk itu Eva berharap Ketua KPK Abraham Samad dapat segera merespon dengan cepat, apakah meminta penyidik pengganti kepada Polri ataukah akan membentuk penyidik yang independen.
"KPK harus merespon dengan cepat apakah meminta lagi ke Polri atau apa. Ketua KPK harus cepat mengambil sikap. Semoga ini tidak berlarut, kita sedang menunggu pertaruhan dalam pemberantasan korupsi. Apalagi hasil Survei LSI kemarin terkait kinerja KPK memperlihatkan mengalami penurunan," ujarnya.
Menurut Eva, seharusnya KPK dan Polri dapat berjalan beriringan dalam upaya pemberantasan kasus korupsi. Dia menyayangkan penarikan penyidik dari Polri.
"Ketika KPK sedang menghadapi isu besar seperti Hambalang dan Korlantas SIM kenapa justru tidak ada dukungan dari Polri?" ujarnya.
Sebelumnya Polri mengirim surat pada 12 September 2012 lalu ke KPK. Mereka menarik 20 penyidik yang ditugaskan di lembaga antikorupsi itu kembali ke institusi awal. Dari 20 penyidik, ada yang sudah bertugas lama, namun ada juga baru setahun berdinas. Satu orang penyidik dipastikan sedang mengusut kasus Korlantas Polri.
Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan bahwa penarikan penyidik itu dilakukan karena surat tugas sudah habis. Polri akan mengganti dengan penyidik yang terbaik.
Sedangkan Juru bicara KPK Johan Budi menegaskan KPK akan memperjuangkan agar penyidik tak ditarik. KPK tengah membutuhkan penyidik itu di tengah banyaknya kasus besar.
Kusuma menilai Presiden harus mengambil komado terkait tarik-menarik antar penegak hukum ini jika baik KPK maupun Polri tidak dapat lagi bersinergi dalam pemberantasan korupsi. Namun apabila ini berlarut-larut maka akan jadi preseden buruk bagi Presiden yang tengah gencar mengutarakan tekadnya dalam pemberantasan korupsi.
(trq/trq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Parah! Bercerai dari Istri, Pria Ini Berhubungan Seks dengan Babi
1,905 share this. -
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
557 share this. -
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
542 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
462 share this. -
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
373 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 21:58 WIB
Lebih dari 6 Jam Listrik di Pekanbaru Padam
-
Rabu, 22/05/2013 21:58 WIB
Anggota Brimob Ditangkap BNN Jateng
-
Rabu, 22/05/2013 21:25 WIB
Alat Pemantau Gempa Gunung Tangkuban Parahu yang Raib Bernilai Rp 90 Juta
-
Rabu, 22/05/2013 20:53 WIB
Dipukuli Saat Meliput Demo, Wartawan Sindo TV Polisikan Mahasiswa Trisakti
-
Rabu, 22/05/2013 20:47 WIB
KPU: Parpol Dilarang Terima Dana Hasil Korupsi
-
Rabu, 22/05/2013 20:53 WIB
Dipukuli Saat Meliput Demo, Wartawan Sindo TV Polisikan Mahasiswa Trisakti
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Polisi Tetapkan Wabup Bogor Tersangka Video Porno, Diperiksa Kamis Besok
-
Rabu, 22/05/2013 19:21 WIB
Kepsek: Siswa Berani Ambil Risiko Saat Selamatkan Korban Perkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 18:15 WIB
Ada Hubungan Apa Luthfi dan Darin Mumtazah? Ini Kata Dewan Syariah PKS
-
Rabu, 22/05/2013 19:05 WIB
KPK: Rumah Luthfi di Kebagusan Belum Lama Dibeli
-
Rabu, 22/05/2013 21:48 WIB
Darin Mumtazah Juga Tak Ada di Rumah di Kebon Nanas
-
Rabu, 22/05/2013 18:36 WIB
Siswa SMP Heroik: Desa Saya Tak Boleh Jadi Tempat Perkosaan!
-
Rabu, 22/05/2013 20:31 WIB
Kasus Cebongan, KSAD Jamin Tak Ada Intervensi ke Pengadilan Militer
-
515 Komentar
-
362 Komentar
-
240 Komentar
-
229 Komentar
-
217 Komentar
-
213 Komentar
-
211 Komentar
-
176 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 16:01 WIB
Sohibul Iman Dukung Tifatul: Tak Ada Keputusan PKS Keluar dari Koalisi
-
Rabu, 22/05/2013 15:48 WIB
Gagalkan Upaya Perkosaan, 3 Siswa SMP di Bogor Dipuji Pihak Sekolah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
