Minggu, 16/09/2012 15:21 WIB

Ini Penampakan Letusan Gunung Gamalama

Edward Febriyantri Kusuma, Nurul Hidayati - detikNews
Foto: edward febriyatri k/detikcom
Ternate - Gunung Gamalama meletus beberapa kali. Langit Ternate, Maluku Utara, sempat berwarna gelap. Berikut penampakan letusan tersebut.

Detikcom mengabadikan langsung letusan gunung itu dari pesawat Ternate - Makassar, Minggu (16/9/2012), sekitar pukul 14.30 WIT.

Saat itu, cuaca cukup terik. Terdengar gemuruh beberapa kali. Kemudian dari puncak gunung Gamalama menyembur asap hitam pekat. Asap itu terbawa angin ke arah tenggara dan selatan, Kota Ternate.

Sebelum asap di puncak gunung benar-benar bersih, letusan lainnya menyusul. Durasi letusan hanya dalam hitungan menit. Begitu asap turun, muncul rintik debu.

Penumpang yang satu penerbangan dengan detikcom tampak berusaha mengabadikan letusan itu. Ada yang menggunakan ponsel, iPad, atau kamera.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Gamalama, Darno Lamani, pada pukul 13.58 WIT terekam gempa tremor dengan ampitudo 2-38 mm. Kemudian pada pukul 14.15 terdengar gemuruh dan letusan sedang. "Tinggi letusan kurang lebih 1.000 meter," katanya.

Gunung Gamalama meletus pada pukul 13.22 WIT. Pada Sabtu (15/9) malam pukul 20.27 WIT, gunung ini juga meletus dan diikuti hujan abu di bagian timur dan selatan Kota Ternate. Karena adanya peningkatan aktivitas, hari ini status gunung ini ditingkatkan dari waspada (level II) menjadi siaga (level III).


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(try/vta)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
89%
Kontra
11%