detikcom

Minggu, 16/09/2012 12:01 WIB

Foke Janjikan Pendirian China Town 'Kwee Tek Hoay' di Jakarta

Prins David Saut - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Cagub incumbent Fauzi Bowo (Foke) berlanjut menyapa warga dan penganut Buddha di Klenteng Dharma Bhakti. Di klenteng itu, Foke menyetujui pendirian China Town dengan nama tokoh sastra China di Indonesia, Kwee Tek Hoay.

Pantauan detikcom, Minggu (16/9/2012), usai mengunjungi Klenteng Tao Sebio, Foke melanjutkan ke Klenteng Dharma Bhakti di Jalan Kemenangan III, Glodok, Taman Sari, Jakarta Pusat. Dia tiba sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat menemui sekitar 100 pengurus dan pendatang klenteng, Foke menjanjikan untuk mewujudkan permintaan pengurus Tri Dharma Indonesia agar didirikan China Town dengan nama tokoh sastra China di Indonesia, Kwee Tek Hoay.

"Panitia yang saya hormati, gabungan Tri Dharma Indonesia. Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Setiap kebudayaan adalah aset kita di Jakarta. Mereka yang mendapat penghormatan di Jakarta patut kita hargai. Jadi, saran dari Tri Dharma Indonesia, saya setujui China Town di Jakarta akan kita beri nama Kwee Tek Hoay," ujar Foke yang langsung disambut tepuk tangan para pengunjung klenteng yang hadir.

Foke berharap komitmen tersebut dapat semakin mempererat hubungan dengan komunitas agama Budha yang ada di Jakarta.

"Semoga dapat mempererat hubungan di antara kita dan menambahkan kesejahteraan bersama-sama. Mohon manfaatkan hak pilih Anda sebaik-baiknya. Mari kita wujudkan, persatuan yang diinginkan oleh orang tua kita yang mendapatkan penghargaan ini," tutur Foke sambil menunjuk ke sebuah piagam tanda kehormatan berukuran 0,5 x 1 meter yang ditandatangani Presiden SBY untuk tokoh Kwee Tek Hoay.

Foke lalu menandatangani piagam tersebut dengan tulisan 'setuju China Town Jakarta diberi nama Kwee Tek Hoay'. Dia juga menandatangani papan nama China Town berukuran 1 x 3 meter yang berlatarbelakang warna hitam dan bertuliskan warna emas 'China Town Kwee Tek Hoay'.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rmd/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%