detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 12:28 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 16/09/2012 00:48 WIB

Kronologi Pembunuhan Bermotif Cinta Wanita Pengusaha di Tomang

Pandu Triyuda - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Peristiwa pembunuhan Martini (37) di Hotel Transit Tomang, disebabkan oleh rasa sakit hati pelaku dengan korban. Korban pun ditemukan tak bernyawa dengan keadaan terbungkus kain.

"Karena saya sakit hati, dia jalan dengan orang. Kita sudah ada jalinan hubungan satu tahun lebih, tapi belum nikah," ujar Daniel otak pelaku pembunuhan tersebut saat dimintai keterangan di Mapolres Jakarta Barat, Jl S Parman, Sabtu (15/9/2012).

Berikut kronologi pembunuhan tersebut seperti yang dirilis oleh Polres Jakarta Barat :

Kamis 13 September 2012 Pukul 14.00 WIB

M Isa menelepon Daniel untuk menyampaikan akan melakukan pembunuhan kepada korban.

Pukul 21.00 WIB

Tersangka Daniel menghubungi M Isa untuk menanyakan sudah dilaksanakan atau belum eksekusinya dan mendapat jawaban sudah. Tersangka menagih uang pembayaran, namun Daniel tidak datang karena tidak memiliki uang. Selanjutnya tersangka M Isa pulang ke Bogor.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ndu/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%