detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 09:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Sabtu, 15/09/2012 22:02 WIB

Pembunuhan Wanita Pengusaha di Tomang Ternyata Bermotif Cinta

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Polres Jakarta Barat berhasil menangkap pelaku pembunuhan Martini (37) seorang pengusaha konveksi di Hotel Transit, Tomang, Jakbar. Pembunuhan tersebut ternyata bermotif cinta dan sakit hati.

"Tersangka DI mempunyai hubungan dengan korban dan merasakan sakit hati karena korban sering keluar rumah dan sering berhubungan dengan orang lain," ujar Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Suntana, saat konferensi pers di Mapolres Jakarta Barat, Jalan S Parman, sabtu (15/9/2012) malam.

Menurut Suntana, korban dan tersangka DI sudah saling mengenal cukup lama.

"Mereka kenal 1 tahun 7 bulan dan tinggal satu rumah di rumah korban," ungkapnya.

Suntana menjelaskan, DI kesal dengan perilaku korban dan langsung menyuruh MI untuk melakukan upacara ritual. Korban dibunuh oleh MI saat upacara ritual tersebut.

"Setelah membunuh korban, MI langsung dijanjikan oleh DI dengan sejumlah uang. Dia menerima Rp 30 juta," terang Suntana.

Setelah membunuh korban, MI langsung ditangkap oleh jajaran Reskrim Polres Jakarta Barat dibantu Polsek Kebon Jeruk.

"MI kita tangkap di wilayah Semplak, di rumahnya dan lalu DI di tempat tinggalnya," tuturnya.

Akibat ulah kedua pelaku, kini keduanya mendekam di Mapolres Jakarta Barat dan akan dikenai sanksi pembunuhan berencana sesuai dengan pasal 340 KUHP dengan hukuman 20 tahun penjara.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ndu/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%