Sabtu, 15/09/2012 18:15 WIB

Inilah Makam Jaya Komara, Tersangka Penipuan Rp 6 Triliun

Mansyur Hidayat - detikNews
Makam alm. Jaya Komara.
Garut, - Dua batang bambu menandakan bahwa segunduk tanah pinggiran lahan di TPU Pakandangan, Cibiuk, Garut, adalah sebuah makam. Tidak ada batu nisan sama sekali. Tapi di situlah jasad Jaya Komara, pemilik Koperasi Langit Biru (KLB) yang menjadi tersangka kasus penipuan nasabahnya senilai Rp 6 triliun, dikubur.

Wajar saja bila di makam tersebut. Bukan karena Jaya Komara meninggal secara mendadak pada Kamis (13/4/2012), melainkan proses pemakaman yang dilangsungkan oleh keluarga almarhum secara cepat dan diam-diam.

"Warga di sini memang tidak banyak yang tahu pemakamannya," ujar Soleh, anggota keluarga besar Jaya Komara, Sabtu (15/9/2012).

Bukan hanya warga sekitar yang tidak mengetahui proses pemakaman pada Jumat (14/9/2012) siang. Bahkan istri almarhum, Umi Testiawati, baru tahu belakangan. Demi menjawab rasa penasarannya, sore hari itu juga dia pun membongkar makam yang baru beberapa jam ditimbun.

"Istri Jaya Komara baru datang siang hari dan sempat membongkar makam untuk memastikan makam tersebut, makam Jaya Komara ", ungkap Soleh.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jaya Komara diketahui meninggal pada Kamis (13/9) pagi di ruang tahanan Mapolres Tangerang. Hasil otopsi tim dokter RSCM menyebutkan penyebab kematian adalah pembengkakan jantung hingga dua kali lipat dari ukuran normal.

Jaya Komara diciduk polisi setelah buron selama lima bulan di sebuah hotel melati di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (24/7) sekitar pukul 17.00 WIB. Ratusan ribu investor Koperasi Langit Biru sempat ricuh dengan manajemen soal pencairan bonus pada 2 Juni 2012 lalu. Namun, hingga hari H-nya, manajemen koperasi tidak juga mencairkan bonus yang dijanjikan terhadap para investor.

(lh/lh)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    0%
    Kontra
    100%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel