detikcom
Sabtu, 15/09/2012 15:19 WIB

Survei SMRC: Pemilih Hidayat & Faisal Cenderung Pilih Foke, Alex ke Jokowi

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melakukan survei menjelang Pilgub DKI putaran kedua. Hasilnya cukup mengejutkan, ternyata pemilih pada putaran pertama yang mencoblos Hidayat-Didik dan Faisal-Biem, cenderung lebih memilih Foke-Nara. Sedang pemilik Alex-Nono cenderung ke Jokowi-Ahok.

"54 Persen pemilih Hidayat-Didik memilih Foke-Nara, 26 persen Jokowi-Ahok, dan 20 persen tidak tahu. Sedang Faisal-Biem, 57 Persen memilih Foke-Nara, 36 persen Jokowi-Aho, dan 7 persen tidak tahu. Untuk Alex-Nono, 40 persen Foke Nara, dan 60 persen Jokowi-Ahok," demikian temuan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dipublikasikan melalui situs resminya saifulmujani.com, Sabtu (15/9/2012).

Survei ini diadakan dalam kurun waktu 7-11 September 2012. Sampel awal yang digunakan 1.000 responden yang dipilih secara acak dari data pemilih tetap Pilgub DKI. Dari target 1.000 responden, sebanyak 501 orang berhasil diwawancarai, sisanya 499 orang tidak bisa diwawancarai karena berbagai alasan.

Sedang pendukung Foke-Nara dan Jokowi-Ahok diputaran pertama relatif lebih solid. Mereka umumnya tetap memilih jagoannya dan tak berpindah ke lain hati. Untuk Foke-Nara 92 persen dan Jokowi-Ahok 95 persen.

"Jika pemilihan langsung Gubernur DKI Jakarta diadakan hari ini, Fauzi Bowo (Foke) dan Joko Widodo (Jokowi) bersaing sangat ketat. Dalam jawaban spontan, dukungan kepada Fauzi Bowo 41,3 persen dan Jokowi 41,2 persen. Dalam format pilihan kepada calon gubernur saja Fauzi Bowo memperoleh 44,3 persen dan Jokowi 45,0 persen. Dalam format pilihan pasangan cagub, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli 44,2 persen dan Jokowi-Basuki 45,6 persen. Sekitar 10,2 persen responden belum menentukan pilihan," tulis survei itu.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ndr/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%