Sabtu, 15/09/2012 04:17 WIB

Pemilih Akan Lebih Dipengaruhi Karakter Daripada Visi Misi Cagub

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menyelenggarakan debat cagub cawagub sebagai salah satu rangkaian pilgub DKI putaran kedua. Kegiatan ini dinilai tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku pemilih.

"Kegiatan debat seperti ini tidak terlalu banyak efeknya. Ini cuma basa-basi karena ada perintah dari undang-undang," ujar Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (Lima), Ray Rungkuti kepada detikcom, Jumat (14/9/2012).

Ray juga mengatakan bahwa masyarakat telah paham mengenai visi misi yang dibawa oleh masing-masing pasangan calon sejak kampanye di putaran pertama. Perilaku pemilih akan lebih dipengaruhi oleh perilaku sehari-hari para kandidat.

"Kalau visi misi kan sudah tahu saat putaran pertama kemarin. Yang mempengaruhi adalah periaku pemilih bukan lagi visi misi, tapi perilaku dan karakter cagub dan cawagub sehari-hari yang sudah terekam," lanjutnya.

Pemaparan visi misi itu nantinya akan dikorelasikan dengan karakter para calon yang sudah dikenali oleh para pemilih. "Misalnya orang yang berjanji A dan B tapi gaya bicaranya seperti itu, akan dinilai oleh masyarakat," tutur Ray.

Selain itu, Ray mengatakan bahwa ketidakefektifan kegiatan ini dikarenakan sempitnya waktu dan format debat yang tidak eksploratif.

"Waktunya sempit dan debatnya kurang eksplorasi. Sebenarnya, apa yang terjadi sehari-hari, itu yang akan lebih direkam masyarakat," pungkasnya.

Debat kandidat adalah metode kampanye yang KPU DKI Jakarta izinkan untuk putaran II pilgub DKI Jakarta. Kegiatan ini akan berlangsung mulai kemarin malam (14/9) yang disiarkan langsung oleh televisi lokal Jakarta. Kegiatan ini berlangsung hingga 16 September 2012 mendatang.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(sip/fjr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%