Sabtu, 15/09/2012 01:42 WIB

KM Surya Indah yang Tenggelam di Sungai Mahakam Diduga Lebihi Kapasitas

Robert - detikNews
Halaman 1 dari 2
Samarinda, - Jumlah korban tercatat dari insiden tenggelamnya KM Surya Indah di perairan pedalaman Sungai Mahakam, di Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, Kaltim, terus berkembang. Kepolisian mencatat 83 orang selamat, 25 orang diduga hilang dan 3 orang meninggal dunia.

Sebelumnya, Jumat (14/9/2012) sore tadi sekitar pukul 16.00 WITA kepolisian merilis 79 orang selamat, 23 orang diduga hilang serta 3 orang meninggal.

"Perubahan data itu, kita catat sekitar pukul 19.00 WITA malam ini. Ini sementara, kemungkinan data ini akan terus berubah," kata Wakapolres Kutai Barat Kompol Sebpril Sesa, kepada detikcom di ujung telepon, Jumat (14/9/2012) malam WITA.

Berdasarkan data terbaru sementara yang disampaikan Wakapolres Kutai Barat Sebpril Sesa itu, sebelum tenggelam dan akhirnya karam, KM Surya Indah mengangkut total 111 orang penumpang sejak berangkat dari Dermaga Mahakam Hulu di Samarinda dan melalui 3 dermaga lainnya di Tenggarong, Kota Bangun dan Muara Muntai, selama perjalanan menuju Pelabuhan Melak, Kutai Barat.

Sebelumnya, Kepala Dermaga Mahakam Hulu Samarinda Sukarja menegaskan, berdasarkan berbagai dokumen yang dimiliki kapal tersebit, batas maksimal KM Surya Indah 96 orang penumpang dan barang-barang seberat 40 ton.

Menanggapi dugaan KM Surya Indah melebihi kapasitas penumpang 96 orang, Sebpril Sesa enggan memastikannya. Menurut dia, penyelidikan dan penyidikan masih dilakukan di tengah upaya pencarian tim SAR gabungan di Muara Pahu.

"Terkait dugaan melebihi kapasitas, belum bisa disimpulkan. Penyebab tenggelam dan karam-nya pun, juga belum bisa kita simpulkan," ujar Sebpril.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(fjp/fjp)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%