detikcom
Rabu, 12/09/2012 21:14 WIB

Jelang Pencoblosan, Strategi Jokowi: Makan yang Banyak!

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Delapan hari jelang pemungutan suara putaran dua Pilgub DKI, kedua kandidat makin mantap dengan strategi masing-masing. Cagub Joko Widodo mengaku tidak ada strategi khusus menghadapi hari pencoblosan 20 September mendatang. Strateginya hanya makan yang banyak.

"Engga ada (strategi khusus) pokoknya tinggal delapan hari ini yang penting harus sehat, jaga kesehatan dan makan yang banyak," ujar calon gubernur DKI Joko Widodo sambil tertawa.

Hal itu disampaikan saat menghadiri halal bihalal dan silaturahmi dengan warga Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (12/9/2012).

Cagub yang akrab disapa Jokowi itu, membantah bahwa kedatangannya menghadiri halal bihalal bersama warga sebagai ajang kampanye. Ia
mengaku hanya menghadiri undangan halal bihalal.

"Ini diundang halal bihalal, saya juga tidak bicara visi misi, saya juga tidak pakai atribut kampanye ya kan, udah itu aja," kata Jokowi.

Sebagaimana diketahui, KPU DKI menetapkan pemungutan suara putaran dua Pilgub DKI berlangsung pada 20 September 2012. Dua kandidat yang akan bertarung adalah pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama.

(bal/rmd)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close