detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 15:24 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 12/09/2012 21:14 WIB

Jelang Pencoblosan, Strategi Jokowi: Makan yang Banyak!

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Delapan hari jelang pemungutan suara putaran dua Pilgub DKI, kedua kandidat makin mantap dengan strategi masing-masing. Cagub Joko Widodo mengaku tidak ada strategi khusus menghadapi hari pencoblosan 20 September mendatang. Strateginya hanya makan yang banyak.

"Engga ada (strategi khusus) pokoknya tinggal delapan hari ini yang penting harus sehat, jaga kesehatan dan makan yang banyak," ujar calon gubernur DKI Joko Widodo sambil tertawa.

Hal itu disampaikan saat menghadiri halal bihalal dan silaturahmi dengan warga Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (12/9/2012).

Cagub yang akrab disapa Jokowi itu, membantah bahwa kedatangannya menghadiri halal bihalal bersama warga sebagai ajang kampanye. Ia
mengaku hanya menghadiri undangan halal bihalal.

"Ini diundang halal bihalal, saya juga tidak bicara visi misi, saya juga tidak pakai atribut kampanye ya kan, udah itu aja," kata Jokowi.

Sebagaimana diketahui, KPU DKI menetapkan pemungutan suara putaran dua Pilgub DKI berlangsung pada 20 September 2012. Dua kandidat yang akan bertarung adalah pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(bal/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%