BBC Indonesia
Rabu, 12/09/2012 18:54 WIB

Film tentang Nabi Muhammad Picu Protes

BBCIndonesia.com - detikNews
Protes di Kairo


Pengunjuk rasa naik ke pagar kedutaan AS di Kairo dan membakar bendera.

Film tentang Nabi Muhammad yang memicu protes di Libia dan Mesir dilaporkan diproduksi di Amerika Serikat namun tidak jelas siapa yang bertanggung jawab.

Potongan film yang telah diterbitkan di YouTube dengan alih bahasa Arab itu menggunakan seorang aktor untuk memerankan Nabi Muhammad.

Dua warga Kristen Mesir yang tinggal di Amerika Serikat dilaporkan mempromosikan film tersebut.

Media Amerika Serikat menyebutkan film itu disutradarai oleh seorang pengembang properti Amerika keturunan Israel dengan tujuan untuk mengangkat apa yang ia sebut kemunafikan Islam.

Salah seorang produser film disebutkan seorang pastur membakar sejumlah halaman al-Quran tahun ini.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton menyesalkan upaya apapun untuk melecehkan agama namun ia menambahkan kekerasan juga tidak dapat diterima.

Film itu memicu protes di Kairo, Mesir dan juga di kota Benghazi, Libia dengan korban satu orang diplomat Amerika Serikat.

Kantor Konsulat Amerika dibakar di kota itu sebagai protes atas film yang dikatakan pengunjuk rasa menghina Nabi Muhammad.


Protes oleh Kristen Koptik



Pemerintah Libia menggambarkan serangan itu sebagai tindakan pengecut.

Di Mesir, para pengunjuk rasa masuk ke pekarangan kedutaan Amerika di Kairo dan membakar satu bendera.

Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di luar Kedutaan Amerika dan masih melakukan aksi duduk sampai Selasa malam (11/09).

Namun kedutaan dijaga oleh polisi antihuru-hara Mesir dan tidak ada tanda-tanda konfrontasi, menurut wartawan BBC Jon Leyne di Kairo.

Sementara itu para aktivis Kristen Koptik Mesir merencanakan untuk melakukan tuguran untuk memprotes film itu.

Koalisi Koptik Mesir dan juga persatuan pemuda Koptik (MYU) dalam satu pernyataan mengecam "semua bentuk penghinaan terhadap agama apapun dan juga penghasutan antara kelompok dengan agama berbeda."

MYU mengatakan mereka akan "mengadakan tuguran malam ini (Rabu 12/09) di depan Kedutaan Amerika di Kairo untuk memprotes film yang menghina Islam dan Nabi Muhammad."


(bbc/bbc)


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%