detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 12:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 11/09/2012 12:37 WIB

Mobil Range Rover Terbakar di Permata Hijau, Lalin Macet

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Sebuah mobil Range Rover terbakar di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan. Mobil ini terbakar habis dan membuat kemacetan di kawasan padat tersebut.

Informasi TMC Polda Metro Jaya, peristiwa kebakaran mobil itu terjadi pada pukul 11.30 WIB, Selasa (11/9/2012). Mobil berkelir biru itu terbakar pada bagian mesinnya. Api berkobar cukup besar sehingga menimbulkan kobaran asap hitam.

Kebakaran ini membuat seluruh bagian mobil tersebut gosong. Mobil yang awalnya biru berubah menghitam. Sebuah mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api dari bagaian depan mobil tersebut. Peristiwa ini membuat lalu lintas di kawasan Permata Hijau mengalami kemacetan panjang.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nal/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close