detikcom

Selasa, 11/09/2012 06:59 WIB

Salam APEC dari Vladivostok (Habis)

KTT APEC 2013 di Bali Dijamin Top

M Aji Surya - detikNews
Vladivostok - Pesawat kepresidenan menjejakkan roda-rodanya dari bumi Vladivostok tepat pukul 10 pagi, Senin (10/09/12). Rombongan RI 1 meninggalkan kota ujung timur Rusia dengan sebuah rencana untuk menghelat KTT APEC yang lebih baik tahun depan di Indonesia.

Dalam catatan Presiden SBY, kunjungan ke Rusia ini memiliki arti strategis mengingat Indonesia salah satu pemain utama dan juga calon tuan Rumah APEC mulai beberapa bulan mendatang. Karenanya, selain mengikuti rangkaian pertemuan resmi, presiden memaksimalkan kunjungan dengan aneka pertemuan lain seperti dengan Presiden Rusia, Korsel, Meksiko, Tiongkok, Peru juga dengan beberapa CEO perusahaan yang ingin investasi di Indonesia.

Di antara topik penting yang diangkat yakni tentang keamanan pangan. Presiden berharap semua ekonomi dapat mempertahankan pasokan, keterjangkauan harga serta peningkatan kesejahteraan petani. Untuk itu direkomendasikan peningkatan investasi infrastuktur, efficiency chain dan koordinasi kebijakan.

"Semua pertemuan dipastikan untuk perkembangan ekonomi bersama dan bermanfaat bagi rakyat Indonesia," ujarnya.

Menurut Presiden, perhelatan KTT APEC di Vladivostok ini mengesankan. Mereka membangun sebuah kompleks pertemuan di sebuah pulau Russkiy dengan fasilitas yang memadai. Semua kebutuhan terlayani dengan baik plus keamanan yang luar biasa. Namun demikian, kelemahannya adalah manajemen waktu. Beberapa pertemuan kurang panjang waktunya.

"Dalam KTT di Bali yang akan datang, saya minta pertemuan para pemimpin diberikan alokasi waktu yang cukup. Kita mungkin tidak bersaing dalam fasilitas KTT Vladivostok yang memakan biaya 23 miliar dolar, namun kita akan ciptakan keunggulan di sektor lain serta penajaman-penajaman tertentu," pesannya.

Presiden berharap APEC tahun depan bukan hanya sukses dalam pemyelenggaraan namun juga berhasil dalam substansi bagi kepentingan nasional. Para menteri diberikan PR agar KTT di Bali nanti bisa sangat monumental sebagaimana KTT di Bogor tahun 1994.

*) M Aji Surya, delegasi Indonesia di KTT APEC 2012


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(asy/asy)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%