Senin, 10/09/2012 10:36 WIB

5 Fakta Tentang Scientology

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 6 Next »
Lambang Scientology sebelah kanan
Jakarta - Di mana ada berita Tom Cruise, Scientology selalu disebut. Bahkan aliran kepercayaan itu disebut-sebut sebagai penyebab perceraian Tom dengan istrinya, Katie Holmes. Sebenarnya apa itu Scientology?

Menurut keterangan dari situs resmi mereka, istilah Scientology sendiri memiliki pengertian: agama yang menawarkan jalur yang tepat kepada pemahaman yang lengkap dan jelas tentang kondisi spiritual seseorang dan hubungan seseorang dengan dirinya sendiri, keluarga, lingkungan, umat manusia, segala jenis bentuk kehidupan, alam semesta yang nyata, alam semesta roh dan yang Maha Tinggi.

Jika dipahami, aliran ini sebenarnya agak sedikit rumit. Secara singkat, Scientology berarti 'mengetahui bagaimana untuk tahu' (knowing how to know). Jika diperdalam lagi, Scientology berasal dari dua kata, yakni 'scio' dari bahasa Latin yang berarti 'mengetahui' dan 'logos' dari bahasa Yunani yang berarti 'ilmu'.

Aliran ini lahir di Amerika Serikat (AS) sejak tahun 1954 silam dan kemudian berkembang pesat selama beberapa dekade. Banyak tokoh-tokoh penting yang dikabarkan menganut aliran kepercayaan ini. Namun sebenarnya apa inti ajaran dari aliran Scientology sehingga memicu pro dan kontra sejumlah pihak?

Berikut 5 fakta tentang Scientology yang detikcom rangkum dari website Scientology, Daily Mail, dan Radar Online, Senin (10/9/2012):

Next page :
Asal-usul Scientology


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%