detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 11:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 09/09/2012 15:35 WIB

Ada Acara Haornas, Menpora Tak Dampingi Wapres Tinjau PON XIII

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Ilustrasi/Setpres
Pekanbaru - Wakil Presiden Boediono meninjau kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasiona (PON) XVIII di Pekanbaru, Riau. Tidak terlihat Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng yang ikut mendampingi.

Dalam rundown acara kunjungan Boediono di Pekanbaru, Minggu (9/9/2012) sedianya Boediono ditemani oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono dan Menpora Andi Mallarangeng. Namun hingga meninggalkan Riau sekitar pukul 12.30 WIB, Andi tidak terlihat menemani Boediono.

Nama Andi tertulis di rundown acara dengan tanda bintang yang berarti akan bertemu dengan Boediono di Riau.

Wartawan sempat menanyakan ketidakhadiran Andi kepada Agung Laksono. Menurut Agung, ketidakhadiran Andi dikarenakan harus mengikuti acara Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Kemenpora yang juga bertepatan dengan hari ini.

"Andi menghadiri acara peringatan Hari Olahraga Nasional jadi tidak bisa ikut karena ada pemberian penghargaan," kata Agung.

Pada kunjungan itu, Boediono meminta semua pihak untuk tidak saling menyalahkan mengenai PON XVIII yang terkesan tidak siap penyelenggaraannya.

"Kalau memang ada kendala harus sama mengatasi, jangan saling menyalahkan," ujar Boediono di Lanud TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Boediono meminta semua pihak untuk menuntaskan semua kendala dalam pelaksanaan PON XVIII.

"Jangan sampai semangatnya tertuju pada kekurangannya. Semangatnya harus dikerjakan seperti di Solo dulu pada waktu yang pertama. Bukan hanya untuk prestasi tapi kebersamaan," jelasnya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fiq/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%