Minggu, 09/09/2012 12:35 WIB

Bomber Jadikan Depok Tempat Persiapan, Di Mana Target Mereka?

Andri Haryanto - detikNews
Hasan/detikfoto
Jakarta - Bomber Depok sengaja memilih Jl Nusantara No 63, Beji, Depok, Jabar, sebagai tempat mempersiapkan aksi teror. Hal itu terlihat dari beberapa barang bukti berupa bahan peledak dan senjata yang ditemukan di lokasi ledakan.

"Depok termasuk daerah persiapan," kata Karopenmas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, usai meninjau lokasi ledakan, di Beji, Depok, Jabar, Minggu (9/9/2012).

Namun saat disinggung target sasaran mereka di Jakarta, Boy mengatakan pihaknya masih menyelidiki.

"Kita belum ke sana, namun yang pasti kegiatan mereka bagian dari pelaksanaan aksi teror," jawab Boy.

Menurut Boy, dari sekian barang bukti yang ditemukan di lokasi, terdapat satu bom yang masih utuh dan tidak meledak.

"Ada yang tidak meledak, satu tidak meledak," paparnya.

Boy menduga, perakit bom adalah korban yang mengalami luka serius dan dirujuk ke RS Polri setelah sebelumnya dirawat di RS Mitra Keluarga, Depok. Korban juga disebut-sebut merupakan Muhamad Thorik, pelaku bom Tambora yang kabur Rabu (6/6) kemarin.

"Perakit diduga kuat yang parah di rumah sakit," terang Boy.

(ahy/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel