Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 08/09/2012 23:58 WIB

Updated

Polisi Amankan 1 Orang dalam Kasus Ledakan Depok

Chazizah Gusnita - detikNews
Polisi Amankan 1 Orang dalam Kasus Ledakan Depok Lokasi kejadian
Jakarta - Polisi mengamankan sejumlah orang terkait ledakan di Beji, Depok. Untuk sementara sudah 1 orang (sebelumnya ditulis 5) yang diamankan dalam kejadian ini.

"1 (orang), dalam penanganan," kata Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni kepada wartawan di lokasi kejadian, Jl Nusantara Raya, Beji, Depok, Sabtu (8/9/2012).

Sementar itu di lokasi yang sama Kasat Resmob Polda Metro Jaya AKBP Heri Heriawan mengatakan 1 orang diamankan di kantor polisi. Belum ada informasi proses apa yang akan dijalani orang-orang yang diamankan tersebut.

"Satu orang diamankan di kantor," kata Heri.

Ledakan itu sendiri telah menyebabkan 3 orang luka-luka. Satu orang dalam kondisi kritis, sedangkan 2 lainnya luka-luka.

"2 orang luka berat, 1 kritis," kata petugas piket Polsek Beji, Iptu Samiyono, yang ditemui di lokasi kejadian.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gah/vta)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%