Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 08/09/2012 22:56 WIB

Lokasi Ledakan di Beji Depok Dipasangi Police Line

Indra Subagja - detikNews
Lokasi Ledakan di Beji Depok Dipasangi Police Line Situasi di lokasi ledakan di Beji Depok (Indra/detikcom)
Jakarta - Tim Gegana sudah datang ke lokasi ledakan di Jalan Nusantara, Beji, Depok. Saat ini lokasi sudah dipasangi police line.

Pantuan detikcom di lokasi, Sabtu (8/9/2012), beberapa polisi sudah tiba di lokasi kejadian. Warga sekitar juga menyemut ingin melihat lokasi.

Saat ini rumah yang diketahui sebagai Yayasan Pondok Yatim Piatu Bidara itu dipasangi police line. Tim Gegana saat ini sedang melakukan penanganan.

Sebuah ledakan yang diduga bom terjadi di Jalan Nusantara, Beji, Depok, Jawa Barat. "Iya, ada ledakan di Jalan Nusantara," kata petugas Polsek Beji yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi, Sabtu (8/9/2012).



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%