detikcom

Sabtu, 08/09/2012 16:14 WIB

Ingin Teruskan Cita-cita, Gumilar Somantri Maju Lagi Jadi Rektor UI

Niken Widya Yunita - detikNews
Gumilar
Jakarta - Gumilar Rusliwa Somantri menyatakan diri untuk maju kembali menjadi rektor UI. Alasannya, Gumilar ingin meneruskan cita-cita UI.

"Dengan mengucapkan bismillah, saya Gumilar R Somantri maju untuk pemilihan rektor periode 2012 - 2017. Saya maju untuk meneruskan cita cita UI menjadi flag carrier bangsa ini," ujar Gumilar dalam rilisnya, Sabtu (8/9/2012).

Gumilar akan bertarung melawan antara lain Wakil Rektor UI Muhammad Anis, Dekan Fasilkom UI Chan Basarudin, Dekan FT UI Bambang Sugi, Dekan FISIP UI Bambang Shergi Laksmono, Kepala PPSI UI Riri, dan Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana.

"Mereka semua yang selama satu tahun dinamika UI ini, selalu setia mendampingi saya. Mereka semua yang selama 5 tahun ini saya mintakan masukan dan saran-saran untuk berbagai kebijakan UI," kata Gumilar.

Gumilar secara sadar siap mengemban tugas sebagai rektor UI. Selain itu banyak dorongan dari berbagai pihak atas pencalonannya kembali.

Gumilar juga sudah memasukkan dokumen pencalonannya pada Jumat (7/9) malam. Dia juga berterima kasih pada panitia pemilihan rektor yang sudah bekerja keras membantu semua kandidat untuk mengumpulkan dokumen pemilihan.

Terhadap berbagai dinamika yang terjadi di UI selama ini, Gumilar menjadikan hal itu sebagai pembelajaran. Menurutnya, sebagai pemimpin harus memutuskan hal yang dianggap tidak populer.

"Belajar dari pengalaman itu, ke depan saya yakin bisa melakukan hal yang lebih baik. Termasuk membentuk teamwork yang kuat," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh sudah menunjuk Dirjen Dikti Djoko Santoso sebagai Pejabat Sementara Rektor Universitas Indonesia (UI). Dirjen Dikti memimpin UI sejak 14 Agustus, di mana masa jabatan Rektor UI Gumilar R Somantri berakhir.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(nik/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Belum Dievaluasi, Kurikulum 2013 Disetop Sementara

Mendikbud Anies Baswedan memutuskan untuk menghentikan sementara pelaksanaan Kurikulum 2013. Alasannya, Kurikulum 2013 dilaksanakan di seluruh Indonesia padahal belum dievaluasi kesiapannya. Bila Anda setuju dengan keputusan Mendikbud Anies Baswedan, pilih Pro!
Pro
55%
Kontra
45%