Jumat, 07/09/2012 18:27 WIB

Pangeran Harry Ditugaskan ke Afghanistan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: Daily Mail
Kabul, - Pangeran Harry dari Inggris kembali bertugas ke Afghanistan sebagai pilot helikopter militer Apache. Adik Pangeran William itu akan berada di Afghanistan selama empat bulan.

Pangeran berumur 27 tahun itu telah tiba hari ini di Kamp Bastion di Provinsi Helmand, Afghanistan selatan.

"Pangeran Harry, yang dikenal sebagai Kapten Wales di militer, tiba hari ini di Kamp Bastion, Provinsi Helmand, untuk memulai tur operasional sebagai pilot Apache," demikian statemen Kementerian Pertahanan Inggris seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (7/9/2012).

Pangeran Harry pernah dikirimkan ke Afghanistan empat tahun silam. Namun penempatannya ketika itu dipercepat dari yang telah direncanakan. Selama ini Harry beberapa kali mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke Afghanistan dan bertugas untuk negara.

Bulan Agustus lalu, Harry menjadi bahan pemberitaan dengan foto telanjangnya bersama seorang wanita yang juga bugil di kamar hotel di Las Vegas, Amerika Serikat. Foto tersebut beredar di koran cetak Inggris dan dunia maya Amerika Serikat.

Foto bugil itu, menurut situs TMZ, diambil ketika sang pangeran sedang beristirahat bersama teman-temannya. Situs itu melaporkan Harry dan teman-temannya bermain "biliard bugil".

Istana St James telah mengkonfirmasi keberadaan Harry di foto tersebut. Pengacara kerajaan Inggris telah meminta media massa tidak mempublikasikan foto sang pangeran dalam kondisi tanpa busana.

Namun tabloid The Sun menurunkan foto telanjang itu dalam edisi Jumat (25/8). The Sun menjadi media pertama di Inggris yang mengabaikan permintaan kerajaan Inggris.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%
MustRead close