detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 20:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 07/09/2012 18:27 WIB

Pangeran Harry Ditugaskan ke Afghanistan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: Daily Mail
Kabul, - Pangeran Harry dari Inggris kembali bertugas ke Afghanistan sebagai pilot helikopter militer Apache. Adik Pangeran William itu akan berada di Afghanistan selama empat bulan.

Pangeran berumur 27 tahun itu telah tiba hari ini di Kamp Bastion di Provinsi Helmand, Afghanistan selatan.

"Pangeran Harry, yang dikenal sebagai Kapten Wales di militer, tiba hari ini di Kamp Bastion, Provinsi Helmand, untuk memulai tur operasional sebagai pilot Apache," demikian statemen Kementerian Pertahanan Inggris seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (7/9/2012).

Pangeran Harry pernah dikirimkan ke Afghanistan empat tahun silam. Namun penempatannya ketika itu dipercepat dari yang telah direncanakan. Selama ini Harry beberapa kali mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke Afghanistan dan bertugas untuk negara.

Bulan Agustus lalu, Harry menjadi bahan pemberitaan dengan foto telanjangnya bersama seorang wanita yang juga bugil di kamar hotel di Las Vegas, Amerika Serikat. Foto tersebut beredar di koran cetak Inggris dan dunia maya Amerika Serikat.

Foto bugil itu, menurut situs TMZ, diambil ketika sang pangeran sedang beristirahat bersama teman-temannya. Situs itu melaporkan Harry dan teman-temannya bermain "biliard bugil".

Istana St James telah mengkonfirmasi keberadaan Harry di foto tersebut. Pengacara kerajaan Inggris telah meminta media massa tidak mempublikasikan foto sang pangeran dalam kondisi tanpa busana.

Namun tabloid The Sun menurunkan foto telanjang itu dalam edisi Jumat (25/8). The Sun menjadi media pertama di Inggris yang mengabaikan permintaan kerajaan Inggris.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%