detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 21:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 07/09/2012 13:50 WIB

Tawuran Pelajar di Bogor, 1 Orang Terluka Disabet Celurit

Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta - Tawuran pelajar kembali terjadi. Kali ini terjadi di sekitar Plaza Jambu Dua, Bogor Utara, Kota Bogor. Akibatnya, 1 orang terluka. Pelajar yang terluka itu terkena sabetan celurit.

"Memang ada tapi baru dicek. Ada 1 korban luka," Kata Kasat Reskrim Polres Kota Bogor AKP Didik Purwanto saat dihubungi detikcom, Jumat (7/9/2012).

Didik mengatakan tawuran terjadi hari ini pukul 11.30 WIB. Namun masih belum diketahui tawuran tersebut dari pelajar mana saja. Polisi masih memeriksa saksi-saksi.

"Anggota masih ngecek di lapangan," ungkapnya.

Informasi yang dikumpulkan, pelajar yang terluka itu sudah dilarikan ke rumah sakit.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(gus/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%