detikcom
Kamis, 06/09/2012 14:09 WIB

PKS Yakin Popularitas Luthfi Hasan Bisa Didongkrak

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq digadang-gadang sebagai capres oleh kadernya. Ketua DPP PKS, Nasir Djamil, yakin popularitas Luthfi Hasan bisa naik menjelang Pemilu 2014.

"Popularitas bisa didongkrak, sama ketika Pak Adang Daradjatun pada Pilkada DKI (2007 lalu), sehingga popularitasnya bisa di-setting," kata Nasir kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2012).

Meski demikian, Nasir mengatakan, keputusan pencapresan Luthfi Hasan masih akan menunggu keputusan dari Majelis Syuro. Majelis Syuro akan menimbang potensi Luthfi sebagai capres.

"Di PKS ada mekanisme internal, salah satunya lewat Majelis Syuro terkait pencapresan Luthfi. Mereka akan membicarakan soal peluang," ujarnya.

Menurut Nasir, Majelis Syuro juga akan mempertimbangkan kebaikan pencapresan Luthfi bagi popularitas PKS.

"Pertimbangannya juga apakah pencapresan ini bisa mendongkrak suara PKS," imbuhnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/aan)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%