Kamis, 06/09/2012 10:29 WIB

3 Truk Terlibat Kecelakaan di Banyumas, 1 Nyemplung ke Jurang

Arbi Anugrah - detikNews
Foto: arbi anugrah/detikcom
Banyumas - Tiga truk terlibat kecelakaan di Banyumas, Jateng. Satu truk diantaranya nyemplung ke jurang. Beberapa pengemudi terluka.

Kejadian berawal dari truk Fuso bernopol R 1803 BK yang menabrak truk pengangkut batu bernopol R 1794 AK di tanjakan Kejajar, Banyumas, Kamis (6/9/2012). Truk pengangkut semen yang berada di belakang tidak bisa menghindar, lalu terjun ke jurang.

"Truk itu berusaha menghindari kecelakaan dan masuk ke jurang," kata warga sekitar, Sriyanto.

"Di daerah ini sering (kecelakaan). Dalam sebulan sudah 2 kali kejadian, soalnya jalan menurun dan bergelombang," imbuh Sriyanto.

Seorang pengemudi truk Fuso terjepit diantara badan truk. Sedangkan pengemudi truk pengangkut batu dilarikan ke rumah sakit. Sementara pengemudi truk pengangkut semen belum diketahui nasibnya. Truknya masih berada di jurang sedalam 5 meter.

Warga sempat kesulitan untuk mengevakuasi korban yang terjepit badan truk Fuso. Warga dan pihak kepolisian menghentikan truk lain untuk menarik badan truk agar sopir dapat dikeluarkan. Akibat peristiwa itu kemacetan panjang terjadi di sekitar lokasi.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(arb/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%