Kamis, 06/09/2012 06:38 WIB
Kunjungan Panja RUU PMI DPR ke Denmark & Turki Dianggap Pemborosan
Seperti diketahui, kunjungan Baleg ke Denmark dan Turki dalam rangka penuntasan RUU Palang Merah Indonesia (PMI) yang memang belum dimiliki Indonesia. Baleg juga tengah mencari jalan tengah mengenai lambang PMI yang akan digunakan di Indonesia.
Ketua Baleg Ignatius Mulyono, menyampaikan alasan kenapa Baleg memilih dua negara yakni Denmark dan Turki. Dua negara ini memiliki organisasi kepalangmerahan dengan lambang yang berbeda. Denmark menggunakan lambang palang merah sementara Turki menggunakan lambang bulan sabit merah.
Dualisme lambang ini memang menjadi perdebatan di Baleg DPR. Karena di Indonesia ada organisasi kepalangmerahan yang diakui internasional yaitu PMI dengan lambang palang merah, namun ada juga organisasi yang dibentuk masyarakat bernama bulan sabit merah Indonesia dengan logo sesuai namanya.
Menurut Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, kunjungan Baleg ke Denmark dan Turki memang tidak hanya masalah lambang PMI. Tapi perdebatan mengenai berapa jumlah organisasi kepalangmerahan di Indonesia, berikut lambang yang akan dipilih menjadi masalah utama dalam pembahasan RUU PMI.
Menjadi perdebatan baru saat RUU PMI yang langsung terkait dengan kesehatan justru dibahas Baleg DPR, lengkap dengan agenda kunjungan kerjanya. Padahal Komisi IX DPR yang membidangi kesehatan, dalam hal ini memandang kunjungan ke Denmark dan Turki kurang perlu. Menurut Wakil Ketua Komisi IX DPR Nova Rianti Yusuf, sebelumnya, tak ada anggota Komisi IX yang dikirim menyertai Baleg kali ini karena keperluan kunjungan hanya soal lambang PMI.
Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), mencatat sebanyak 21 anggota Baleg DPR berangkat terbagi dalam dua rombongan ke Denmark dan Turki. Anggaran yang dikeluarkan untuk memantau organisasi kepalangmerahan di Denmark dan Turki diperkirakan mencapai Rp 1,3 miliar. Anggaran sebanyak ini dikaitkan dengan efektivitas kunjungan tersebut, dipandang masih pemborosan.
"Alasan anggota DPR yaitu Baleg untuk berangkat ke dua negara, yaitu ke Turki dan Denmark tidak masuk akal. Masak mau menentukan lambang palang merah saja, harus berkunjung ke dua negara tersebut. Seharusnya agar tidak pemborosan, biar lebih irit dan hematnya anggarannya, lebih layak bertanya kepada rakyat sendiri daripada berangkat ke luar negeri. Semoga anggota DPR tidak hanya ingin senang-senang sendiri saja," kritik koordinator Fitra, Uchok Sky Khadafi, dalam siaran persnya, Kamis (6/9/2012).
(van/bal)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
554 share this. -
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
542 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
462 share this. -
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
337 share this. -
Rekam 423 Video Cabul, Pria Singapura Diadili
279 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 13:47 WIB
Hakim Bingung Luthfi Bisa Sering Panggil Sekretaris Mentan ke DPP PKS
-
Rabu, 22/05/2013 13:45 WIB
Kalapas Cipinang: Tak Ada Napi yang Keluyuran
-
Rabu, 22/05/2013 13:45 WIB
PKS Terbelah
Nasir Jamil Dukung Fahri Dorong PKS Keluar dari Koalisi
-
Rabu, 22/05/2013 13:40 WIB
Tanah Digusur di Pulogadung, Warga akan Mengadu ke Jokowi
-
Rabu, 22/05/2013 13:34 WIB
Polsek Gambir Tangkap 3 Bandar Narkoba, Sita Barang Bukti Rp 4 M
-
Rabu, 22/05/2013 12:23 WIB
Parah! Bercerai dari Istri, Pria Ini Berhubungan Seks dengan Babi
-
Rabu, 22/05/2013 11:41 WIB
3 Siswa SMP yang Gagalkan Upaya Pemerkosaan Sempat Mau Disuap Pelaku
-
Rabu, 22/05/2013 11:25 WIB
5 Pengakuan Mengejutkan Pelaku Pemotongan Kelamin Abdul Muhyi
-
Rabu, 22/05/2013 11:00 WIB
Cerita Satpam Soal Panggilan 'Papa' dari Darin ke Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 12:18 WIB
Ahmad Zaki Tak Ada di Rumah, Ibunda: Cari di DPP PKS Sana!
-
Rabu, 22/05/2013 12:43 WIB
Fathanah Pernah Hadir dalam Rapat Pembahasan Anggaran Kementan
-
Rabu, 22/05/2013 13:05 WIB
6 Bisik-bisik Tetangga Ungkap Kisah Darin dan Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 13:07 WIB
Tetangga: Ahmad Zaki Main Kucing-kucingan Sejak Ada Kasus LHI
-
360 Komentar
-
238 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
210 Komentar
-
176 Komentar
-
162 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 11:05 WIB
Mobil Nyaris Jatuh di Gedung Green Central City Gajahmada
-
Rabu, 22/05/2013 11:00 WIB
Cerita Satpam Soal Panggilan 'Papa' dari Darin ke Luthfi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
