detikcom
Kamis, 06/09/2012 03:15 WIB

KPU DKI Ajukan Permohonan 20 September Sebagai Hari Libur

Muhammad Iqbal - detikNews
foto: detikcom
Jakarta - KPU DKI Jakarta telah mengajukan surat permohonan kepada Kemendagri melalui Gubernur DKI agar pemungutan suara 20 September dijadikan sebagai hari libur. Hal itu sebagaimana terjadi saat pemungutan suara putaran pertama Pilgub DKI.

"Kita sudah bersurat kepada Gubernur supaya menindaklanjuti kepada Mendagri, permohonan agar hari pemugutan suara putaran kedua dinyatakan sebagai hari libur," ujar ketua Pokja Pemungutan dan Penghitungan Suara Sumarno, di kantornya Jalan Budi Kemuliaan, Jakpus, Rabu (5/9/2012).

Menurut Sumarno, hal itu sama seperti pada putaran pertama Pilgub DKI, dimana KPU DKI bersurat kepada Mendagri melalui gubernur. Nanti Mendagri menerbitkan keputusan 20 September sebagai hari libur untuk wilayah DKI, kemudian ditegaskan dalam keputusan gubernur.

"Di semua undang-undang pemilu, hari pemungutan suara itu dilakukan pada hari libur atau hari yang diliburkan. Kalau libur misalnya hari minggu atau tanggal merah. Kalau bukan hari libur atau tanggal merah, maka pada hari itu diliburkan," tuturnya.

Namun pihaknya menyayangkan bahwa tidak semua pihak mentaati peraturan Mendagri tersebut. Misalnya beberapa perusahaan yang mempekerjakan karyawannya di hari pemungutan suara.

"Persoalannya banyak pihak tidak mentaati itu. Perusahaan-perusahaan kan banyak yang tidak meliburkan karyawannya seperti di putaran pertama. Supermarket atau mall-mall, mereka tidak memberi kesempatan karyawannya untuk memilih. Padahal bisa memberi kesempatan dengan buka di tengah hari," terang peneliti The Habibie Center itu.

KPU DKI menetapkan pemungutan suara putaran dua Pilgub DKI dilaksanakan pada tanggal 20 September 2012. Putaran kedua ini diikuti oleh dua kandidat, yaitu pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(bal/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%