Rabu, 05/09/2012 21:16 WIB

Tertangkap menelan batu berlian

BBCIndonesia.com - detikNews
Chinese Gem

Penelan batu berlian ditangkap pemilik batu berlian dan dilaporkan ke polisi.

Seorang wisatawan Cina di sebuah pameran batu berharga Sri Lanka ditangkap karena menelan sebuah berlian senilai US$13.000 atau sekitar Rp124 juta, demikian sumber kepolisian.

Pria berusia 32 tahun itu menelan batu berharga yang ia ambil dari almari pameran dalam pameran batu berharga tahunan yang dimulai Rabu ini (05/09) di Kolombo, Sri Lanka.

Ia sepertinya melakukan penaksiran dan tiba-tiba saja memasukkan ke mulut, kata sumber kepolisian kepada kantor berita AFP.

Ia mengatakan pria tersebut dibawa ke rumah sakit untuk diberi obat pencahar.

Belum jelas apakah berlian itu berhasil ditemukan tapi yang jelas ia kini menjadi tahanan polisi.

Polisi mengatakan pria tersebut meminta sebuah berlian dari pemiliknya Suresh de Silva untuk mengamatinya dengan lebih seksama.

Tidak sendirian

De Silva mengatakan kepada wartawan BBC Charles de Haviland di Kolombo, ia melaporkan pria yang menelan berlian tersebut kepada polisi.

Modus operandi pria tersebut adalah mengganti batu berharga yang ia telan dengan batu berharga palsu. Ia juga mempunyai teman dalam melakukan tindak kejahatan.

De Silva menambahkan bahwa rekan pria tersebut bertugas mengalihkan perhatian.

Namun ada kemungkinan batu yang ditelan adalah batu berharga yang palsu sementara yang asli disembunyikan. Pakar batu berharga masih harus melakukan pemeriksaan.

De Silva belum pernah menemui kasus serupa sebelumnya karena menelan berlian sangat berbahaya, ujung-ujungnya yang tajam bisa merobek usus manusia.

Pasar batu berharga di Sri Lanka sedang tumbuh pesat walau tidak memiliki tambang berlian. Sri Lanka lebih terkenal karena batu safirnya yang berwarna biru.

(bbc/bbc)

  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%