detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 12:40 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 05/09/2012 15:34 WIB

Penyu Raksasa Terdampar di Bima, Nyaris Jadi Santapan Warga

Kusmayadi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Mataram - Seekor Penyu Belimbing (Dermochelys Coriacea) menggemparkan warga Koupa, Desa Waduruka Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, NTB. Penyu itu nyaris menjadi santapan warga sebelum akhirnya dilepas ke laut dalam kondisi terluka.

Penyu dengan panjang bentang tubuh hingga 1,5 meter dan lebar nyaris 0,5 meter ditemukan warga, Selasa (4/9/2012) sore. Warga setempat menemukannya terdampar di pantai.

Warga lalu menyeret penyu raksasa itu ke Dusun Koupa, 700 meter dari bibir pantai. Warga bermaksud memotong penyu itu menjadi bagian kecil-kecil untuk dikonsumsi, kemudian direncanakan akan dibagi rata pada setiap penduduk dusun.

Beruntung saat penyu hendak dipotong-dipotong, datang salah seorang petugas Balai Konservasi Alam di Kabupaten Bima, yang kebetulan berada tak jauh dari desa itu. Dari petugas itu pula warga mengetahui, penyu binatang langka dan dilindungi. Akhirnya niat warga berpesta dengan menu utama daging penyu pun batal.

Elis, seorang saksi mata yang dihubungi detikcom dari Mataram, Rabu (5/9/2012) mengatakan, warga akhirnya melepaskan penyu itu tadi pagi.

"Biasanya memang warga di sini kalau mendapat menyu langsung dipotong. Dagingnya di makan ramai ramai, atau dibagi merata pada warga," kata Elis.

Saat dilepas, kata Elis, penyu itu dalam kondisi terluka akibat sayatan dan juga saat diseret warga dari pinggir pantai ke pemukiman. Tadinya warga bermaksud mengangkat penyu itu ramai-ramai, namun karena terlalu berat, akhirnya penyu itu diseret.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(try/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%