detikcom
Rabu, 05/09/2012 15:34 WIB

Penyu Raksasa Terdampar di Bima, Nyaris Jadi Santapan Warga

Kusmayadi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Mataram - Seekor Penyu Belimbing (Dermochelys Coriacea) menggemparkan warga Koupa, Desa Waduruka Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, NTB. Penyu itu nyaris menjadi santapan warga sebelum akhirnya dilepas ke laut dalam kondisi terluka.

Penyu dengan panjang bentang tubuh hingga 1,5 meter dan lebar nyaris 0,5 meter ditemukan warga, Selasa (4/9/2012) sore. Warga setempat menemukannya terdampar di pantai.

Warga lalu menyeret penyu raksasa itu ke Dusun Koupa, 700 meter dari bibir pantai. Warga bermaksud memotong penyu itu menjadi bagian kecil-kecil untuk dikonsumsi, kemudian direncanakan akan dibagi rata pada setiap penduduk dusun.

Beruntung saat penyu hendak dipotong-dipotong, datang salah seorang petugas Balai Konservasi Alam di Kabupaten Bima, yang kebetulan berada tak jauh dari desa itu. Dari petugas itu pula warga mengetahui, penyu binatang langka dan dilindungi. Akhirnya niat warga berpesta dengan menu utama daging penyu pun batal.

Elis, seorang saksi mata yang dihubungi detikcom dari Mataram, Rabu (5/9/2012) mengatakan, warga akhirnya melepaskan penyu itu tadi pagi.

"Biasanya memang warga di sini kalau mendapat menyu langsung dipotong. Dagingnya di makan ramai ramai, atau dibagi merata pada warga," kata Elis.

Saat dilepas, kata Elis, penyu itu dalam kondisi terluka akibat sayatan dan juga saat diseret warga dari pinggir pantai ke pemukiman. Tadinya warga bermaksud mengangkat penyu itu ramai-ramai, namun karena terlalu berat, akhirnya penyu itu diseret.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%
MustRead close