Selasa, 04/09/2012 18:06 WIB

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa 5,6 SR di Filipina

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi
Manila, - Gempa bumi kembali mengguncang Filipina. Lebih dari 800 rumah dan usaha bisnis rusak ketika gempa berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR) menerjang Filipina selatan, Selasa dini hari waktu setempat.

Menurut Patrick Callanta, kepala operasi kantor pertahanan sipil di Kota Cagayan de Oro, satu orang terluka karena terkena reruntuhan rumah. Gempa ini membuat tembok-tembok retak dan sejumlah atap bangunan roboh.

"Bangunan-bangunan rumah dan tempat bisnis mengalami retak-retak di dinding atau lantai. Sejumlah atap ambruk," kata Callanta kepada kantor berita AFP, Selasa (3/9/2012). "Gempa mengguncang ketika orang-orang tidur," imbuhnya.

Otoritas setempat menyatakan, sebanyak 544 rumah, toko dan bangunan komersil lainnya mengalami kerusakan di Kota Valencia yang didiami sekitar 163 ribu orang. Sementara di kota terdekat, Maramag, sebanyak 316 bangunan mengalami kerusakan akibat gempa.

Menurut Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina, gempa ini terjadi pada Selasa sekitar pukul 03.44 waktu setempat. Pusat gempa berada di dekat Maramag, kota berpenduduk sekitar 90 ribu jiwa.

Sebelumnya gempa 7,6 SR mengguncang pantai timur Filipina pada Jumat, 31 Agustus lalu dan memicu peringatan tsunami. Akibatnya, lebih dari 130 ribu orang sempat panik meninggalkan rumah-rumah mereka. Gempa berkekuatan 5,9 SR juga menggoyang Mindanao, Filipina selatan pada Senin, 3 September kemarin namun tidak menimbulkan kerusakan maupun korban.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%