detikcom
Selasa, 04/09/2012 13:24 WIB

Ditinggal Kawin, Pria India Tembak Kekasih dan 4 Orang Lainnya

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi
New Delhi, - Cemburu melihat mantan kekasihnya menikah dan hidup dengan pria lain, seorang pria India nekat menembak mati pasangan suami-istri tersebut beserta keluarganya. Setelah melakukan aksi yang menewaskan 5 orang itu, pria berumur 25 tahun ini lalu menembak mati dirinya sendiri.

Pria bernama Ravi ini diduga masih menjalin hubungan asmara dengan mantan kekasihnya yang telah menikah dengan pria lain selama 1 tahun. Diduga karena sang gadis ingin mengakhiri hubungan terlarangnya, Ravi pun naik pitam dan kemudian melakukan aksi nekat ini.

Seperti diberitakan oleh Press Trust of India dan dilansir AFP, Selasa (4/9/2012), Ravi mendatangi kediaman si gadis dan suaminya dan kemudian menembak keduanya hingga tewas. Ravi juga menembak mati seorang wanita yang diketahui merupakan pemilik rumah kontrakan di wilayah tersebut, pada Minggu (2/9) waktu setempat.

Tidak hanya berhenti di situ, Ravi kemudian mendatangi kediaman orangtua mantan kekasihnya di pinggiran New Delhi. Dengan gelap mata, pria muda itu menembak mati ayah dan saudara perempuan mantan kekasihnya.

Menurut seorang polisi senior, Ravi masih kecewa dan memendam amarah terhadap keluarga mantan kekasihnya. Sebab pihak keluarga mantan kekasihnya selalu menolak lamarannya.

Diketahui bahwa sebagian besar orangtua di India memilih untuk menjodohkan anak-anak mereka dengan pria atau wanita pilihan mereka. Terkadang sejumlah anak muda harus mengakhiri hubungan mereka dengan orang-orang yang benar-benar mereka cintai demi memenuhi permintaan orangtua.

Menurut kepolisian setempat, Ravi membawa sebuah senapan otomatis dan sejumlah senjata api lainnya saat beraksi.

Hal ini cukup mengherankan karena izin memiliki senjata api di India sangat sulit didapat. Kecuali jika mendapat senjata api secara ilegal melalui pasar gelap. Akhir-akhir ini, senjata api sering diidentikkan dengan simbol status seseorang di India.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nvc/ita)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%