Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 01/09/2012 11:44 WIB

2 Jenazah Terduga Teroris Solo Diautopsi di Jakarta

Danu Damarjati - detikNews
2 Jenazah Terduga Teroris Solo Diautopsi di Jakarta
Jakarta - Dua jasad terduga teroris yang tewas dalam baku tembak dengan aparat di Solo, Jawa Tengah, sedang dalam perjalanan ke RS Polri Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Proses autopsi akan dilaksanakan di sana.

"Sejak dini hari tadi diberangkatkan lewat jalur darat. Kami di sini sudah siap," kata Kepala Rumah Sakit RS Polri, Brigjen Pol Agus Prayitno, saat ditemui di depan ruang jenazah RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (1/9/2012).

Menurut Agus, kedua jenazah sudah dibawa dari Solo sejak pukul 02.15 WIB. Belum bisa dipastikan kapan jasad terduga teroris yang disinyalir bernama Farhan dan Mukhsin tiba di Jakarta.

"Belum bisa dipastikan, kalau autopsi saya kira 4 jam selesai. Kalau keseluruhan itu tadi tergantung data antimortemnya," terang Agus soal lama waktu pemeriksaan jenazah.

Seperti diberitakan sebelumnya kontak tembak terjadi di Jalan Veteran, Solo, Jumat (31/8) malam. Seorang pengendara sepeda motor disergap petugas Densus di tengah jalan. Pengendara tersebut melawan dengan tembakan. Menurut saksi, pengendara motor tewas diberondong senjata petugas.

Tiga orang tewas dalam baku tembak tersebut. Dua dari kelompok terduga teroris dan seorang anggota Densus 88 atas nama Bripda Suherman. Sedangkan seorang terduga teroris berhasil diamankan dalam kondisi hidup.

Kepala BNPT Ansyaad Mbai mengatakan, dua terduga teroris yang tewas bernama Farhan dan Mukhsin. Keduanya diduga sebagai anggota JAT. Namun saat dikonfirmasi, JAT membantah.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mad/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%