Sabtu, 01/09/2012 03:19 WIB

Kapolda Sulselbar Nyatakan Duka atas Kasus Penembakan Polisi di Solo

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Soppeng - Kapolda Sulawesi Selatan dan Barat Irjen Pol Mudji Waluyo menyatakan duka mendalam atas gugurnya anggota polisi Bripka Dwi Data Subekti yang tewas ditembak di Solo. Hal ini dinyatakan Mudji dalam kunjungan kerjanya di Mapolres Soppeng.

"Kami sangat berduka atas gugurnya anggota polisi di Solo, kami akan selalu siap siaga mengantisipasi tindakan teror yang sewaktu-waktu bisa terjadi," kata Jumat (31/8).
ujar jenderal bintang dua ini.

Dalam kunjungannya di Mapolres Soppeng dan Mapolres Bone hari ini, Mudji melakukan pemeriksaan pada kesigapan pasukan-pasukannya dalam mengemban tugas kepolisian. Mudji menanyai satu per satu prajuritnya tentang tugas dan fungsinya sebagai aparat keamanan, memeriksa senjata dan juga mengecek sel tahanan Polres dan kendaraan personelnya.

Sementara itu jenazah Bripka Dwi Data Subekti sudah dimakamkan siang tadi di kompleks pemakaman keluarga besarnya di Temu Ireng, Bejeng, Karanganyar. Jenazah anggota polisi berusia 54 tahun yang gugur diterjang empat butir peluru di tubuhnya oleh orang tak dikenal ini dilepas dengan upacara khas kepolisian yang dipimpin Wakapolresta Surakarta AKBP A Lutfi.

(mna/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    75%
    Kontra
    25%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel