Sabtu, 01/09/2012 03:13 WIB

Gempa 7,6 SR di Filipina, 1 Orang Tewas

Ahmad Toriq - detikNews
Guiuan - Gempa 7,6 skala richter yang mengguncang Filipina menewaskan seorang warga setempat. Tsunami setinggi 7 inchi juga sempat menjamah pesisir pantai Kota Guiuan, Samar, yang merupakan kota paling dekat dengan pusat gempa.

Dilansir dari CNN, Sabtu (1/9/2012) dini hari, satu orang dikabarkan tewas akibat gempa tersebut. Warga yang tewas adalah seorang pria berusia 50 tahun. Selain pria itu, gempa tersebut juga mengakibatkan seorang anak berusia 5 tahun terluka.

Menurut Kepala Pertahanan Sipil Negara, Benito Ramos, menjelaskan gempa terjadi saat hujan lebat. Hal itulah yang mengakibatkan tanah longsor.

"Gempa itu terjadi di tengah hujan yang kuat, sehingga bumi berguncang longgar dan ada tanah longsor," kata Benito.

Gempa 7,6 skala richter itu terjadi pada pukul 19.47 WIB. Pusat gempa ada di 163 Km sebelah timur lepas pantai Kota Guiuan, Samar, dengan kedalaman 20 Km.

US Geological Survey dan Pacific Tsunami Warning Center merilis peringatan tsunami untuk Filipina, Jepang, Taiwan, Papua Nugini, dan Indonesia. Selain itu, peringatan tsunami juga dikeluarkan untuk pulau-pulau lainnya yang ada di wilayah Pasifik termasuk negara bagian Amerika Serikat, Hawai.

(trq/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel