Sabtu, 01/09/2012 02:23 WIB

Olah TKP Selesai, Garis Polisi di Jalan Veteran Dibuka

Muchus Budi R. - detikNews
Lokasi baku tembak di Solo (Foto: Muchus/detikcom)
Solo - Polisi telah usai melakukan olah TKP di lokasi penyergapan target terduga teroris di Jalan Veteran, Solo. Garis polisi yang dipasang semenjak kejadian, akhirnya dilepas dan warga boleh kembali melintas di jalan tersebut.

Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (1/9/2012) dini hari, sejumlah barang bukti yang terkait dengan kejadian telah diamankan oleh polisi. Sedangkan yang masih tersisa di jalanan dan menjadi tontonan ratusan warga adalah ceceran darah usai kontak tembak. Selain itu juga terdapat beberapa lingkaran warna putih berbentuk badan manusia yang dibuat oleh tim identifikasi kepolisian.

Di lokasi tersebut sebelumnya terjadi kontak tembak antara terduga teroris dengan aparat Densus 88/AT. Seorang terduga teroris tewas disergap di lokasi, seorang anggota Densus mengalami luka dan kemudian tewas di saat dirawat di rumah sakit.

Kontak tembak terjadi di Jalan Veteran, Solo. Seorang pengendara sepeda motor disergap petugas Densus di tengah jalan. Pengendara tersebut melawan dengan tembakan. Menurut saksi, pengendara motor tewas diberondong senjata petugas.

3 Orang tewas dalam baku tembak tersebut. 2 Orang dari pihak terduga teroris dan 1 orang petugas Densus 88. Sedangkan 1 orang dari pihak terduga teroris berhasil diamankan.

"Beberapa menit lalu dilaporkan oleh Kapolri ke Presiden, telah berlangsungnya penyergapan terhadap kelompok orang yang diduga jaringan teroris. Mereka adalah pelaku teror penembakan tanggal 17, 18 dan 30 Agustus kemarin," tutur Jubir Presiden, Julian Aldrin Pasha, menuturkan laporan Kapolri kepada Presiden, Jumat (31/8) malam.

(mbr/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    45%
    Kontra
    55%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel