Sabtu, 01/09/2012 00:02 WIB

Presiden SBY Perintahkan Kapolri Tinjau Lokasi Baku Tembak Solo

Luhur Hertanto - detikNews
Bripda Suherman di RS Brayat Minulya Solo (Foto: Istimewa)
Jakarta - Kapolri Jenderal Timur Pradopo akan meninjau lokasi baku tembak yang terjadi di Jalan Veteran, Solo. Sesudahnya, Kapolri diminta segera melapor ke Istana.

"Presiden memerintahkan kepada Kapolri agar besok pagi-pagi sekali ke TKP, lalu melaporkan hasilnya kepada Presiden," kata Jubir Presiden, Julian Aldrin Pasha, di Jakarta, Jumat (31/8/2012) malam.

Julian mengatakan, kepolisian diminta menumpas habis jaringan teroris yang ada di Solo. Dia meyakini terduga teroris yang tewas dan tertangkap Jumat (31/8) malam, hanya sebagian kecil dari jaringan teroris.

"Jaringan teroris itu harus ditumpas habis, sebab meski pelaku disergap ini hanya sedikit, tapi tak mungkin mereka bekerja sendirian.

Kontak tembak terjadi di Jalan Veteran, Solo. Seorang pengendara sepeda motor disergap petugas Densus di tengah jalan. Pengendara tersebut melawan dengan tembakan. Menurut saksi, pengendara motor tewas diberondong senjata petugas.

3 Orang tewas dalam baku tembak tersebut. 2 Orang dari pihak terduga teroris dan 1 orang petugas Densus 88 atas nama Bripda Suherman. Sedangkan 1 orang dari pihak terduga teroris berhasil diamankan.

"Beberapa menit lalu dilaporkan oleh Kapolri ke Presiden, telah berlangsungnya penyergapan terhadap kelompok orang yang diduga jaringan teroris. Mereka adalah pelaku teror penembakan tanggal 17, 18 dan 30 Agustus kemarin," tutur Julian.

(trq/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    63%
    Kontra
    37%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel