Jumat, 31/08/2012 18:05 WIB

Bentrok Cengkareng, Polisi Cari Rais Kei

Dhurandara HKP - detikNews
Jakarta - Kepolisian Resort Jakarta Barat saat ini masih memburu otak penyerangan dalam bentrokan antar kelompok Hercules dan Rais Kei di Cengkareng, Rabu (28/8) silam. Rais Kei yang disebut-sebut sebagai dalangnya masih dalam pencarian polisi hingga saat ini.

Pihak kepolisian membuka akses bagi semua kalangan masyarakat untuk membantu mencari Rais Kei. Termasuk pihak Hercules yang mengaku siap membantu pihak kepolisian.

"Intinya, siapa pun dari masyarakat yang mau membantu, kita terima dengan tangan terbuka. Mereka bisa membantu dengan memberikan informasi kepada kami di mana keberadaannya (Rais Kei)," kata Kombes pol Suntana, Kapolres Jakarta Barat di Jakarta, Jumat (31/8/2012) sore.

Suntana juga mengimbau, kepada seluruh masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menggunakan cara kekerasan dalam penyelesaian masalah. Termasuk dalam upaya pencarian Rais Kei.

"Kami juga masih berkomunikasi secara intensif dengan pihak Hercules untuk memantau pergerakan kelompoknya dan menghindari supaya tidak terjadi keributan serupa," imbuhnya.

Pasca bentrokan, Suntana mengklaim jika Jakarta saat ini dalam kondisi aman. "Dan seluruh pihak Polda Metro dalam kondisi siap siaga," sebutnya.

Sebelumnya, bentrokan terjadi antar kelompok Rais Kei dengan Hercules di Taman Palem, Cengkareng, Rabu (28/8). Polisi hingga saat ini sudah menetapkan 99 orang dari kubu Rais Kei sebagai tersangka. Sementara, terdapat 11 orang yang ditahan dari kubu Hercules karena mencoba kabur saat dihentikan petugas di lokasi kejadian. Terdapat 3 orang yang tertembak, dan salah satunya tewas.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(dhu/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%