detikcom
Jumat, 31/08/2012 12:49 WIB

Ada Hercules di Antara Massa Anti John Kei di PN Jakpus

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Setelah berdemo di Kejati DKI Jakarta, 100 massa anti John Kei melakukan aksi yang sama di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2012). Di antara mereka, terdapat Hercules yang juga sempat menemui Hakim Pengawas Bidang Pidana, Kasianus Telaumbanua.

"Demo kita damai dan tertib," ujar Hercules yang hadir mengenakan jaket kulit hitam kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jalan Gajah Mada No 17, Jakarta hari ini.

Hercules lantas masuk ke ruang hakim pengawas bidang pidana PN Jakpus, Kasianus Telaumbanua dan melalukan pertemuan tertutup. Pertemuan tertutup yang berlangsung selama 30 menit ini dilakukan Hercules dengan 4 orang lainnya. Mereka meminta pihak kejaksaan dan pengadilan untuk tidak takut terhadap ancaman John Kei.

"Saya Haji Bram dan Pak Hercules memberikan dukungan kepada pihak kejaksaan dan pengadilan supaya jangan takut kepada ancaman John Kei. Pengadilan Negeri jangan ragu. Kita tadi diterima sama hakim pengawas bidang pidana," jelas salah seorang peserta aksi, Haji Bram.

"Dari PN, mereka bilang tidak akan ada intervensi dalam kasus ini," ujar Haji Bram menjelaskan tanggapan pihak PN Pusat dalam dialog tersebut.

Haji Bram juga mengatakan bahwa mereka adalah Pemuda Republik Indonesia yang berasal dari berbagai suku.

"Ini gabungan dari semua suku, Suku Kei, NTT, Bugis, Ambon. Kami semua ini Pemuda Republik Indonesia," pungkasnya.



Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV

(sip/nwk)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%