Detik.com News
Detik.com
Jumat, 31/08/2012 10:55 WIB

2 Saksi Kekerasan Sampang Mengadu ke LPSK

Rivki - detikNews
2 Saksi Kekerasan Sampang Mengadu ke LPSK Sampang (Bayu Murti/ detikcom)
Jakarta - Dua warga Sampang, Madura, Jawa Timur, mengadu ke Lembaga Pengaduan Saksi dan Korban. Mereka mengadu untuk meminta perlindungan terkait tragedi kekerasan di Sampang.

Kedua pelapor ini, berstatus sebagai saksi dalam peristiwa kekerasan di Desa Karang Gayam, Sampang, Madura, pada 26 Agustus lalu.

Pantauan detikcom, kedua korban yang bernama Muhammad Zaini dan Muhaimin ini datang ke LPSK, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (1/9/2012), sekitar pukul 10.00 WIB. Kedua orang yang masih remaja ini didampingi aktvis KontraS Sinung Karto.

"Kedatangan mereka meminta jaminan perlindungan," kata Sinung Karto saat mendampingi korban.

Menurut Sinung, perlindungan sangat diperlukan. Karena pada Desember 2011 lalu salah seorang saksi yang meringankan Ustad Tajul Muluk, tewas saat peristiwa kekerasan Desember 2011 lalu.

"Untuk itu, perlindungan saksi dan korban menjadi catatan," tandasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%