Kamis, 30/08/2012 16:55 WIB
1 Bulan Menghilang, Ardi Diduga Diculik
Ardi, pemuda yang bermukim di Jalan Lagoa Terusan Gang III C1/12 RT 006 RW 002 Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara dilaporkan hilang ke Polsek Cilincing sejak 31 Juli 2012.
Dalam laporan resmi bernomor polisi 269/K/VII/2012/Sekcil atas dugaan pasal 328 KUHP, Ardi dilaporkan diculik.
"Kemungkinan besar orang Madura itu karena sebelumnya setiap hari itu dia mendatangi rumah dan mencari anak saya," kata Diani kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/8/2012).
Diani menjelaskan, kejadian itu bermula dari tawuran pemuda antara Gang I dan Gang III. Saat tawuran itu, Ardi sedang nongkrong bersama teman-temannya, bermain gitar di mulut gang.
"Terus anak saya dipukulin. Dia balas mukul sehingga terjadi perkelahian antargang," kata Diani.
Dalam tawuran itu, masing-masing kubu saling menyerang dengan melempari batu-batu. "Nah saat itu, mobil orang Madura itu, mobilnya Terios lewat dan kena timpukan batu. Lalu dia marah," katanya.
Atas kejadian itu, kaca mobil Terios tersebut pecah. Ardi lah yang dituding sebagai pelakunya. Pemilik mobil Terios marah dan sempat hendak menyerang Ardi dengan parang, namun berhasil ditangkis oleh Ardi menggunakan krat botol minuman ringan.
"Setelah kejadian itu, anak saya dicari-cari sama orang Madura itu," terang Diani.
Karena khawatir akan keselamatan putra keempatnya itu, Diani lalu mengungsikan Ardi ke sebuah kontrakan di Kampung Bulak Cabe RT 006/009 Kelurahan Cilincing, Jakut. Namun, rupanya upaya itu tidak berhasil.
"Mungkin orang itu terus mencari-carinya dan akhirnya tahu kalau anak saya di kontrakan itu," katanya.
Hingga pada tanggal 31 Juli 2012, Ardi diculik oleh 4 pria yang menggunakan mobil Terios warna silver. Saat kejadian, Ardi bersama temannya, Surya, tengah menyantap hidangan sahur.
"Kata temannya, 4 orang itu mengaku anggota polisi dari Polda Metro Jaya dan memukuli anak saya," katanya.
Surya kemudian melaporkan peristiwa itu kepada Diani. Diani lantas mencari anaknya ke sejumlah kantor polisi.
"Tetapi tidak ada saya cari ke kantor polisi di mana pun. Saya yakin pelakunya orang Madura itu," katanya.
Sejak dilaporkan, Ardi belum ditemukan. Ia juga menyayangkan lambannya tindakan dari polisi. "Kasus ini sudah lama saya laporkan, tetapi tidak ada kabar dari polisi. Malah saya yang ditanya apa sudah ada kabar atau belum. Saya berharap polisi segera menemukan anak saya," kata pedagang nasi uduk itu.
(mei/aan)
Baca Juga
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 20/06/2013 00:01 WIB
Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Semarang Bakar Ban
-
Rabu, 19/06/2013 23:37 WIB
Peraturan Mobil Murah Berlaku, Jalan Berbayar DKI Berjalan
-
Rabu, 19/06/2013 23:23 WIB
Ini Lobi Kemenag Soal Pengurangan Kuota Haji
-
Rabu, 19/06/2013 23:14 WIB
Pemerintah Akan Rapat Tentukan Waktu Kenaikan Harga BBM Besok
-
Rabu, 19/06/2013 23:11 WIB
SBY: Rakyat Indonesia Jangan Golput Pada Pilpres 2014
-
Rabu, 19/06/2013 21:45 WIB
Dipanggil Bro, Tifatul: Mahfudz Siddiq Masih Belajar Bahasa Inggris
-
Rabu, 19/06/2013 22:49 WIB
Soal Pasal Lapindo, Ini Kata PKS
-
Rabu, 19/06/2013 21:23 WIB
Ini Kata Ical Soal 'Pasal Lapindo' di APBN-P 2013
-
Rabu, 19/06/2013 21:17 WIB
Canda SBY untuk Para Capres 2014
-
Rabu, 19/06/2013 20:45 WIB
Pak Jokowi, Penjaga Pintu Air Belum Terima Gaji 3 Bulan
-
Rabu, 19/06/2013 22:12 WIB
Ini Tips Sukses SBY untuk Menangkan Pilpres
-
Rabu, 19/06/2013 22:21 WIB
Merlion Pun Diselimuti Asap Kebakaran Hutan
-
Rabu, 19/06/2013 23:14 WIB
Pemerintah Akan Rapat Tentukan Waktu Kenaikan Harga BBM Besok
-
432 Komentar
-
359 Komentar
-
260 Komentar
-
231 Komentar
-
210 Komentar
-
201 Komentar
-
196 Komentar
-
183 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 17:36 WIB
Jokowi Tak Pikirkan Kursi Ketum dan Capres PDIP
-
Rabu, 19/06/2013 17:31 WIB
Kasus Luthfi Hasan Ishaaq Muncul di Ujian SMK di Bogor, PKS Protes
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)





_5.gif)





_3.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

