Kamis, 30/08/2012 00:38 WIB

Gara-gara Sandal Jepit, Balita Terjepit Eskalator di Mall Atrium Senen

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Seorang balita berusia tiga tahun terjepit eskalator mall Atrium, Senen, Jakarta Pusat. Akibat peristiwa tersebut korban menderita luka ringan.

"Kejadian pukul 18.30 WIB, seorang anak kecil terjepit eskalator bersama ibunya," ujar Kapolsek Senen Kompol Jajang Hasan Basrie dalam pesan singkat, Rabu (29/8/2012).

Jajang menuturkan korban bersama dengan ibunya berada dari lantai satu menuju lantai dasar. "Tiba-tiba anak kecil tersebut terjepit dikarenakan sendal jepit. Namun sang ibu berhasil menarik anaknya," papar Jajang. Akan tetapi Jajang tidak menjelaskan lebih rinci bagaimana kronologi si balita hingga bisa terjepit.

Lebih lanjut Jajang menuturkan anak kecil tersebut hanya menderita luka lecet. iapun kesulitan mendapatkan identitas korban.

"Hal itu dikarenakan sang ibu marah-marah saat didatangi satpam setempat," tandasnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(edo/fjp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%