Rabu, 29/08/2012 00:35 WIB

Butuh Biaya Persalinan, Perempuan Hamil 8 Bulan Nekat Mencuri

Hendrik - detikNews
Jakarta - Seorang perempuan berusia 17 tahun dan dalam kondisi mengandung delapan bulan, nekat mencuri sejumlah barang elektronik milik sanak saudaranya. Aksi tersebut dilakukan karena sang perempuan butuh biaya persalinan bayinya nanti.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya, AKP Syah Johan, mengatakan dalam melakukan aksinya pelaku berpura-pura menginap di rumah saudaranya di Jalan Camanuk V, No. 300, Baktijaya, Sukmajaya, Kota Depok. Korban meninggalkan kediaman dimana dia menginap secara diam-diam menjelang pagi dengan membawa laptop dan handycam.

"Diduga karena untuk biaya melahirkan anak pertama dan suami belum mempunyai pekerjaan tetap, membuat pelaku mencuri di rumah tantenya sendiri," kata Johan kepada wartawan, Selasa (28/8/2012).

Kepolisian berhasil menangkap pelaku di Stasiun Kereta Api Senen, Jakarta Pusat. Saat dibawa ke kantor polisi, pelaku yang tengah hamil besar itu terpaksa dilarikan ke rumah sakit bersalin karena diperkirakan akan melahirkan. Namun, setelah menginap semalam di rumah sakit, kelahiran tidak juga kunjung.

"Diduga stress ditangkap polisi, sehingga kehamilannya mengalami kontraksi dengan bukaan tingkat enam," terang Johan.

Polisi akhirnya tidak menahan pelaku karena alasan kemanusiaan. Polisi menerapkan wajib lapor kepada pelaku. Polisi menjerat pelaku dengan pasal 363 KUH pidana dengan ancaman tujuh tahun penjara.

"Untuk barang curian sudah dijual pelaku," kata Johan

(ahy/spt)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel