Selasa, 28/08/2012 12:30 WIB
Menko Kesra Luncurkan Sail Morotai 2012 untuk Tanamkan Cinta Bahari
"Ekspedisi ini sangat penting, untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara. Sekaligus menggelorakan semangat bahari dan kelautan kita," kata Agung dalam sambutannya di Jakarta International Container Terminal II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (28/8/2012).
4 Kapal yang memiliki misi masing-masing ini terdiri dari KRI Banda Aceh dengan misi Ekspedisi Bakhesra. Misi kapal yang pernah mengangkut pemudik minggu lalu ini yaitu pemberian bantuan kebutuhan masyarakat, pasar murah, penyuluhan dan hiburan. Ekspedisi Bhakestra akan menyalurkan bantuan yang berhasil dihimpun sebesar Rp 11 miliar.
KRI dr. Suharso dengan Operasi Surya Bhaskara Jaya, KRI Surabaya dengan misi Lintas Nusantara Remaja Pemuda Bahari, dan KRI Baruna Jaya dengan misi Ekspedisi Riset Kelautan. Pulau terluar yang akan dikunjungi KRI Banda Aceh adalah Pulau Maumere, Lembata, Buru, Morotai, Marampit, Mamore dan Balabalakang.
Lintas Nusantara Remaja Pemuda Bahari berangkat menuju Ambon, Sorong, Raja Ampat, Ternate, Morotai dan Makassar. Turut pula pemuda asal negara ASEAN dan sejumlah negara sahabat seperti Jepang, Australia, dan Belanda, diperkirakan 500 pemuda ikut dalam misi tersebut.
Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari disebut bertujuan untuk membina pemuda dalam pembentukan karakter, pengembangan wawasan kebangsaan dan kebaharian, pengembangan kepemimpinan, kepeloporan, dan kewirausahaan.
"Tujuannya untuk menggelorakan semangat bahari dan memupuk jiwa nasionalisme para pemuda," tutup Agung.
(vid/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Parah! Bercerai dari Istri, Pria Ini Berhubungan Seks dengan Babi
1,905 share this. -
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
557 share this. -
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
542 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
462 share this. -
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
373 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 17:29 WIB
21 Anggota Brimob Keracunan Nasi Kotak Saat Pengamanan Eksekusi Lahan
-
Rabu, 22/05/2013 17:23 WIB
2 Gerbong KA Serayu Anjlok di Garut, Perjalanan KA Terhambat
-
Rabu, 22/05/2013 17:19 WIB
Aksinya Digagalkan 3 Siswa SMP, Pelaku Percobaan Perkosaan: Saya Khilaf
-
Rabu, 22/05/2013 17:14 WIB
Golkar: PKS Jangan Emosional Keluar Koalisi
-
Rabu, 22/05/2013 17:10 WIB
Cerita Siswa SMP Abdurrahman Soal Sogokan Rokok dari Pelaku Perkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 15:48 WIB
Gagalkan Upaya Perkosaan, 3 Siswa SMP di Bogor Dipuji Pihak Sekolah
-
Rabu, 22/05/2013 16:27 WIB
Cerita Politikus PKS Tamsil Linrung Soal Kenakalan Fathanah
-
Rabu, 22/05/2013 15:45 WIB
Fahri Hamzah: Darin Mumtazah Bagian dari Festival KPK
-
Rabu, 22/05/2013 16:35 WIB
Kesan Warga Yogya Usai Bertemu Anggota Kopassus Tersangka Kasus Cebongan
-
Rabu, 22/05/2013 17:10 WIB
Cerita Siswa SMP Abdurrahman Soal Sogokan Rokok dari Pelaku Perkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 17:19 WIB
Aksinya Digagalkan 3 Siswa SMP, Pelaku Percobaan Perkosaan: Saya Khilaf
-
Rabu, 22/05/2013 16:45 WIB
Pertamina: Aiptu Labora Mantan Agen Pertamina
-
Rabu, 22/05/2013 16:16 WIB
PPP Persilakan PKS Keluar dari Setgab Koalisi
-
362 Komentar
-
314 Komentar
-
240 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
212 Komentar
-
211 Komentar
-
176 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 15:31 WIB
Jokowi Berdoa: Mudah-mudahan 2 RS yang Mundur Layani KJS Cepat Sadar
-
Rabu, 22/05/2013 15:30 WIB
Pertimbangan SBY Batasi Caleg PD dari Satu Keluarga
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
