detikcom
Sabtu, 25/08/2012 00:35 WIB

Polres Garut Siaga Antisipasi Arus Balik Dini Hari Ini

Mansur Hidayat - detikNews
Garut, - Arus balik kendaraan pemudik Sabtu (25/8) dini hari diprediksi akan meningkat. Jajaran Polres Garut Jawa Barat bersiaga mengantisipasi terjadinya kemacetan arus kendaraan di jalur Kadungora, Garut, Jawa Barat.

Kapolres Garut, AKBP Enjang Hasan Kurnia mengatakan kepadatan arus kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung diperkirakan akan terjadi hingga pukul 03.00 WIB.

"Namun kita sudah mempersiapkan seluruh jajaran agar kondisi arus kendaraan tetap lancar walaupun volume kendaraan meningkat tajam," kata Enjang kepada wartawan, Jumat (24/8/2012) malam.

Saat ini arus kendaraan di Jalur Kadungora mulai Tarogong, Leles hingga Kadungota dalam kondisi padat namun lancar. "Disamping arus kendaraan dari Bandung menuju Tasikmalaya, saat ini sangat lengang," tambahnya.

Bila volume kendaraan membludak, polisi akan memberlakukan sistem satu arah. Polres Garut telah menyiagakan personil disetiap persimpangan jalan dan jalan-jalan gang di pemukiman warga.

"Jadi saat one way dilakukan dapat dipastikan tidak ada aktivitas kendaraan yang keluar masuk jalan utama," ujar Enjang.

Sejauh ini polisi sudah 3 kali memberlakuka one way sejak siang tadi untuk mengurai kepadatan kendaraan di Jalur Kadungora.

"Alhamdulilah dengan one way, kondisi kepadatan arus kendaraan lebih cepat terurai," tuturnya.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%