detikcom
Rabu, 22/08/2012 21:17 WIB

Pelaku Tawuran di Sawah Besar Ditangkap, Polisi Sita Senapan Angin

Rivki - detikNews
Jakarta - Pelaku tawuran yang mengakibatkan tiga orang luka di Sawah Besar, Jakarta Pusat, ditangkap polisi. Selain itu, polisi juga menyita senapan angin yang dijadikan senjata saat tawuran.

Ketiga pelaku ditangkap tak lama setelah tawuran yang terjadi di Jalan Mangga Besar Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, selesai pada Jumat (18/8) lalu. Polisi menangkap ketiganya usai melakukan olah TKP.

"Penangkapan pelaku tawuran atas nama Riyandi (24), Hendi (23), dan EF (16), warga sawah besar," kata Kapolsek Sawah Besar, Kompol JR Sitinjak, saat dihubungi detikcom, Rabu (22/8/2012).

Saat ditangkap, ketiganya tak melawan. Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa senapan angin, kelewang, dan sejumlah senjata tajam lainnya.

Ketiga pelaku ditangkap karena terlibat aksi tawuran yang terjadi Jumat (18/8) pukul 04.30 WIB di Jalan Mangga Besar, Jakarta Pusat. Para pelaku diketahui melukai tiga orang warga Mangga Dua berinisial AG, DN, dan HR.

"Ketiga korban luka akibat senapan angin yang dibawa 3 pelaku," ujar Sitinjak.

Saat ini ketiga pelaku masih ditahan di Polsek Sawah Besar. Ketiganya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%