Senin, 20/08/2012 22:21 WIB

Pemudik Pedagang Warung Tegal Diperkirakan Bawa Pulang Rp 400 Miliar

Bambang Pamungkas - detikNews
Tegal - Penduduk Tegal terkenal di Jakarta sebagai pebisnis yang berdagang makanan dengan warung Tegalnya. Ada dua desa di Kota Tegal dan 3 desa di kabupaten Tegal yang dikenal sebagai desa Warteg karena hampir seluruh kepala keluarganya merantau sebagai pedagang dan buruh Warteg.

Pada musim lebaran seperti ini, diperkirakan sedikitnya ada Rp 400 miliar uang yang berhasil dibawa mereka pulang ke kempungnya dari para pewarteg yang hidup di kota dan kabupaten Tegal.

"Ada 5 desa di Kota dan Kabupaten Tegal yang penduduknya berprofesi sebagai pewarteg. Dengan jumlah pedagang warteg di 5 desa tersebut lebih kurang sekitar 27.000 orang yang tersebar di berbagai pelosok Jakarta dan kota sekitarnya. Saat lebaran mereka bisa membawa pulang uang antara 10 juta hingga 50 juta. Jadi setiap musim lebaran sedikitnya ada 400 miliar uang yang dibawa pewarteg," ucap Imamudin (50), pewarteg dari desa Margadana kota Tegal saat berbincang, Senin (20/8/2012).

Walikota Tegal, Ikmal jaya, yang dihubungi via SMS mengonfirmasi data tersebut. Dia mengatakan, dari 2 desa yang ada di Kota Tegal saja. yakni Kelurahan Margadana dan Cabawan, sedikitnya ada Rp 100 miliar lebih uang pemudik pedagang warteg yangg dibawa pulang ke Tegal.

"Kepastiannya besarann uang pemudik di wilayah kota Tegal yang dibawa pewarteg sekitar Rp 100 miliar," tutur Ikmal melalui pesan singkatnya kepada detikcom.

(trq/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    0%
    Kontra
    100%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel