detikcom
Senin, 20/08/2012 16:45 WIB

Kunjungi Masjid Saat Idul Fitri, Non-Muslim China: 'Oh, Huan Du ...'

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Yinchuan - Idul Fitri di China dinikmati semua orang, baik Muslim, agama lain maupun atheis. Kaum Muslim menggelar beragam tradisi, sementara non-Muslim rekreasi. Salah satu lokasi favorit yang dikunjungi adalah masjid.

Cuaca sangat cerah di Yinchuan, Provinsi Otonom Ningxia Hui, China, Senin (20/8/2012), sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Matahari bersinar terang tapi panasnya tidak menyengat, karena kota ini tengah memasuki musim angin, bukan musim panas.

Puluhan orang masuk ke pintu gerbang setinggi 4 meter Masjid Nanguan Yinchuan. Di masjid yang terletak di pusat kota ini, mereka disambut seorang pengurus masjid yang didaulat menjadi resepsionis alias pencatat nama dan asal para tamu.

Masjid yang dibangun ratusan tahun ini mempunyai dua menara yang tingginya sekitar 25 meter dan mengapit aula utama (tempat ibadah). Ada juga prasasti dari marmer berbahasa China, dapur, dan ruang-ruang pengelola.

Para pengunjung melihat-lihat prasasti, dokumentasi, dan ruang aula. Kemudian mereka saling berfoto.

Perempuan paruh baya, Liu tampak bingung ketika hendak diwawancarai detikcom. Guide dari kantor berita Xinhua, Bu Peng alias Eric dan Ai Fumei, merayunya dan berhasil. Liu mengaku datang dari Provinsi Hubei atau sekitar 1.200 km dari Yinchuan.

"Oh, huan du (senang sekali)," kata perempuan non Muslim ini begitu melihat masjid.

Setelah puas berkeliling, Liu dan rombongan balik kanan. Tak lama kemudian, rombongan lain datang. Mereka langsung menyebar, sebagian berbincang dengan guide, sisanya berkeliling dan berfoto.

Idul Fitri di Yinchuan jatuh pada Minggu (19/8) kemarin, sama dengan Indonesia. Ibu Kota Provonsi Otonom Ningxia Hui ini termasuk salah satu kota yang memiliki kaum Muslim terbanyak. Sebagian besar berasal dari etnis Hui.


Empat pekerja tewas saat membersihkan bak air di Ancol. Saksikan Informasi Selengkapnya di "Reportase Pagi", pukul 04.26 - 05.25 WIB, hanya di TRANS TV

(try/mok)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%
MustRead close