Senin, 20/08/2012 11:10 WIB
Kontes lempar telepon genggam di Finlandia
Jika di Indonesia dan banyak tempat lainnya di dunia telepon genggam adalah alat komunikasi sekaligus gaya hidup, maka lain halnya di Finlandia.
Di negeri itu, telepon genggam memiliki fungsi lain yaitu sebagai sarana olah raga. Bagaimana caranya? Mudah, yaitu dengan dilempar.
Di Finlandia, tepatnya di kota Savonlinna sejak tahun 2000 lalu digelar kompetisi unik bertaraf internasional yaitu turnamen melempar telepon genggam.
Apa sebenarnya tujuan kontes unik ini? Penyelenggara mengatakan ajang ini memberikan kesempatan bagi para pengguna telepon genggam untuk menyalurkan rasa frustrasi dan kekesalannya terhadap perangkat modern ini.
Apalagi Finlandia yang dikenal sebagai produsen telepon genggam Nokia, dipenuhi berbagai jenis telepon genggam usang.
"Tidak ada tes doping," kata penyelenggara melalui situs resminya.
"Tetapi juri bisa mendiskualifikasi peserta jika dia atau persiapan mental dan fisiknya tak bisa mencapai penampilan maksimal."
Dan dalam kejuaraan ke-12 ini pemuda 18 tahun asal Finlandia Ere Karjalainen mencetak rekor dunia baru dengan lemparan luar biasa sejauh 101,46 meter.
Sedangkan tempat kedua direbut peserta asal Afrika Selatan, Jeremy Gallop dengan lemparan sejauh 94,67 meter.
Anda berminat ikut?
(bbc/bbc)
Di negeri itu, telepon genggam memiliki fungsi lain yaitu sebagai sarana olah raga. Bagaimana caranya? Mudah, yaitu dengan dilempar.
Di Finlandia, tepatnya di kota Savonlinna sejak tahun 2000 lalu digelar kompetisi unik bertaraf internasional yaitu turnamen melempar telepon genggam.
Apa sebenarnya tujuan kontes unik ini? Penyelenggara mengatakan ajang ini memberikan kesempatan bagi para pengguna telepon genggam untuk menyalurkan rasa frustrasi dan kekesalannya terhadap perangkat modern ini.
Apalagi Finlandia yang dikenal sebagai produsen telepon genggam Nokia, dipenuhi berbagai jenis telepon genggam usang.
Tak ada tes doping
Tak seperti ajang olahraga lainnya, kontes unik ini tak memerlukan tes doping bagi para pesertanya."Tidak ada tes doping," kata penyelenggara melalui situs resminya.
"Tetapi juri bisa mendiskualifikasi peserta jika dia atau persiapan mental dan fisiknya tak bisa mencapai penampilan maksimal."
Dan dalam kejuaraan ke-12 ini pemuda 18 tahun asal Finlandia Ere Karjalainen mencetak rekor dunia baru dengan lemparan luar biasa sejauh 101,46 meter.
Sedangkan tempat kedua direbut peserta asal Afrika Selatan, Jeremy Gallop dengan lemparan sejauh 94,67 meter.
Anda berminat ikut?
(bbc/bbc)
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 18/05/2013 12:13 WIB
Teleskop milik NASA Kepler rusak
-
Sabtu, 18/05/2013 12:11 WIB
Penjualan mobil di Eropa meningkat
-
Sabtu, 18/05/2013 11:30 WIB
Vasile Muresan, pelukis jalanan Rumania
-
Sabtu, 18/05/2013 10:04 WIB
Prancis akan sahkan pernikahan sesama jenis
-
Jumat, 17/05/2013 22:37 WIB
Pria Arab Saudi membakar diri sebagai protes
-
Minggu, 19/05/2013 05:24 WIB
BNN Razia Diskotek Miles, 4 Wanita Diamankan
-
Minggu, 19/05/2013 04:19 WIB
Ini Instruksi SBY Terkait Masalah Gunung Padang dan Lumpur Lapindo
-
Minggu, 19/05/2013 02:07 WIB
Cerita Masa Lalu, Ahok: Saya Masuk Politik Didukung Ustad
-
Minggu, 19/05/2013 01:57 WIB
Turbulensi Pesawat Emirates, Penumpang Dipulangkan ke Jakarta Sore Tadi
-
Minggu, 19/05/2013 01:03 WIB
Gita Wirjawan Dukung Jokowi Normalisasi Waduk Pluit
-
Minggu, 19/05/2013 03:01 WIB
Terhalang Aturan Jadi Caleg, Eks Napi Politik Minta Penjelasan KPU
-
Minggu, 19/05/2013 00:37 WIB
Puluhan Ribu Warga Palembang Saksikan Jembatan 'Ampera Berwarna'
-
Minggu, 19/05/2013 02:40 WIB
Gita Wirjawan Upayakan Harga Daging Tetap Stabil saat Ramadhan
-
434 Komentar
-
228 Komentar
-
227 Komentar
-
218 Komentar
-
211 Komentar
-
205 Komentar
-
200 Komentar
-
177 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,834.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 21:44 WIB
Wisata Malam Hari Bersama Jokowi di Solo
-
Sabtu, 18/05/2013 21:22 WIB
Bob Hasan Bela Aiptu LS, Tak Ada Illegal Logging
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

.gif)
Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
