BBC Indonesia
Minggu, 19/08/2012 16:50 WIB

Pesawat jatuh, menteri Sudan tewas

BBCIndonesia.com - detikNews
Sudan

Pesawat yang membawa para pejabat tinggi Sudan jatuh di Pegunungan Nuba.

Menteri Agama Sudan Ghazi al-Sadiq Abdel Rahim dikhawatirkan tewas saat pesawat yang ditumpanginya jatuh di Pegunungan Nuba, demikian laporan televisi Sudan.

Pesawat terbang itu tengah dalam perjalanan ke Kordofan Selatan untuk merayakan Idul Fitri yang mengakhiri bulan suci Ramadan.

Pesawat malang itu jatuh di kota kecil Talodi sekitar 650km sebelah selatan ibukota Khartoum.

Menurut laporan televisi, cuaca buruk membatalkan upaya pendaratan pertama pesawat itu.

Pada saat berputar untuk melakukan pendaratan kedua, pesawat itu langsung menghantam gunung.

Selain mengangkut sang menteri, menurut seorang juru bicara Kordofan Selatan, di dalam pesawat itu terdapat Ketua Partai Keadilan Makki Ali Balayil.

Tak hanya itu pesawat yang mengangkut 30 orang itu juga mengangkut satu delegasi militer dan sejumlah politisi Sudan.

Semua penumpang pesawat terbang itu dikhawatirkan tewas.

Pesawat terbang itu tengah dalam perjalanan ke Kordofan Selatan untuk merayakan Idul Fitri yang mengakhiri bulan suci Ramadan.

(bbc/bbc)



Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
    50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
    Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
    Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra Index »

Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel