Ekuador didukung sekutunya dalam perselisihan dengan Inggris
Julian Assange dua bulan lalu meminta perlindungan kedubes Ekuador di London.
Ekuador menerima banyak dukungan dari para sekutunya terkait sengketa diplomatik dengan Inggris sejak pendiri Wikileaks Julian Assange berlindung di kedutaan besar Ekuador di London.
Perselisihan diplomatik semakin runcing setelah Ekuador memberikan suaka politik untuk Julian Assange. Inggris membalas dengan tak menjanjikan keselamatan saat Assange akan meninggalkan negeri itu.
Namun, Ekuador kemudian meminta dukungan negara-negara yang tergabung dalam Aliansi Bolivarian untuk Rakyat Amerika (ALBA) pimpinan Venezuela.
Negara-negara anggota organisasi ini kemudian mengirimkan para menteri luar negerinya ke ibukota Quito untuk menyatakan dukungan diplomatik penuh untuk negara itu.
"Kami memperingatkan pemerintah Inggris yang akan menghadapi konsekuensi buruk jika merusak integritas teritorial Keduaan Besar Republik Ekuador di London," demikian isi pernyataan resmi ALBA yang dibacakan Menteri Luar Negeri Ekuador Nicolas Maduro.
Organisasi regional yang juga terdiri atas Bolivia, Kuba, Nikaragua dan sejumlah negara kecil Karibia itu mendukung kedaulatan Ekuador dalam memberikan suaka politik untuk Assange.
ALBA juga meminta dunia internasional mengutuk niat Inggris untuk menggunakan kekuatan demi menangkap Julian Assange.
Keinginan ini menangkap Assange secara paksa ini langsung disambut pernyataan keras dari Presiden Ekuador Rafael Correa.
"Selama saya menjadi presiden, Ekuador tak akan pernah menerima ancaman yang sangat vulgar, tak terbayangkan dan tak dapat ditoleransi seperti ini," ujar Correa.
"Kami tak akan menyerahkan kedaulatan kami. Kami menghormati semua orang dan kami selalu mengedepankan dialog, namun keputusan akhir tetap di tangan kami," tambah dia.
Beri pernyataan
Sementara itu, Julian Assange dikabarkan siap memberi pernyatan publik untuk pertama kalinya sejak dirinya mendapatkan suaka politik dari Ekuador.Situs Wikileaks menulis sang pendiri akan memberikan pernyataan di luar Kedutaan Besar Ekuador yang selama ini menjadi tempatnya berlindung.
Tetapi sejauh ini belum diketahui bagaimana pernyataan itu akan diberikan. Apalagi pemerintah Inggris mengancam akan menangkap Assange begitu meninggalkan kedutaan besar.
Julian Assange, 41, pendiri situs wikileaks yang banyak membuat pemerintah di berbagai negara geram karena situs itu kerap membocorkan kawat-kawat diplomatik.
Assange masuk ke kedutaan besar Ekuador sekitar dua bulan lalu setelah Mahkamah Agung Inggris menolak permohonannya untuk membuka kembali permohonannya melawan ekstradisi ke Swedia.
Di negeri Skandinavia itu, Assange dituduk melakukan pemerkosaan. Namun, Assange khawatir Swedia akan menyerahkannya ke Amerika Serikat jika dia diekstradisi.
Sejumlah sumber yang dekat dengan Assange kepada The Sunday Times mengatakan Assange sebenarnya siap meninggalkan kedutaan besar jika Swedia berjanji tak akan mengekstradisinya ke Amerika Serikat.
(bbc/bbc)
-
Senin, 20/05/2013 20:26 WIB
Pemenang Lotre Terbesar di AS Raup Rp 5,7 T
-
Senin, 20/05/2013 19:10 WIB
Israel batalkan misi UNESCO ke Jerusalem
-
Senin, 20/05/2013 16:05 WIB
PM Li Keqiang berkunjung ke India
-
Senin, 20/05/2013 13:37 WIB
Pendidikan Bahaya Pornografi Sejak Dini
-
Senin, 20/05/2013 12:56 WIB
Rod Steward nomor satu di Inggris
-
Selasa, 21/05/2013 07:34 WIB
Sinchan: Sex, Drugs, and Criminal
-
Selasa, 21/05/2013 07:01 WIB
Misteri Rumah Irjen Djoko yang Berisi Banyak Uang Dollar
-
Selasa, 21/05/2013 08:25 WIB
Luthfi Jelaskan Pushtun, Suku di Pakistan yang Wanitanya Terkenal Cantik
-
Selasa, 21/05/2013 08:25 WIB
Ini Kata PKS Soal Aliran Dana Fathanah ke Oknum Selain Luthfi
-
Selasa, 21/05/2013 08:21 WIB
PBHI Undang Ahok Isi Kuliah Umum di Komnas HAM
-
Selasa, 21/05/2013 07:51 WIB
Obama Minta Presiden Myanmar Hentikan Kekerasan terhadap Muslim
-
Selasa, 21/05/2013 08:44 WIB
Jokowi Tak Setuju Dirinya Difilmkan
-
Selasa, 21/05/2013 07:23 WIB
Tornado Hebat di Oklahoma, 10 Korban Tewas Ditemukan
-
354 Komentar
-
234 Komentar
-
229 Komentar
-
210 Komentar
-
208 Komentar
-
206 Komentar
-
174 Komentar
-
162 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
- Rp 2,837.000
- Rp .000
-
Senin, 20/05/2013 19:40 WIB
Samad: Bila Diminta Polri, KPK Akan Beri Bantuan Usut Aiptu Labora
-
Senin, 20/05/2013 19:23 WIB
KPK: Data Oknum PKS yang Terima Dana dari Fathanah Akan Dibuka di Sidang
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks

.gif)
Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.

