detikcom
Sabtu, 18/08/2012 21:40 WIB

Ribuan Orang Padati Monas, Awas Macet!

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Ribuan ribu orang memadati kawasan Monas untuk merayakan malam takbiran yang jatuh tepat hari ini. Awas macet panjang bagi Anda yang ingin menuju kawasan ini.

"Mungkin sekitar ratusan ribu lebih yang masuk ke Monas," ujar petugas polisi, Aiptu Eko saat ditemui di lokasi Monas, Jakpus, Sabtu (19/8/2012).

Menurutnya, selain memadati Monas, pada malam takbiran ini warga Ibu Kota merayakannya dengan memadati jalan-jalan Jakarta, terutama Jakarta Pusat.

"Tapi Alhamdulillah tahun ini lebih sedikit daripada tahun lalu, dan masyarakatnya mau diatur," ucapnya.

Pantauan detikcom, ribuan motor mulai memadati monas sejak pukul 20.00 WIB. Secara bergelombang warga yang didominasi oleh pengendara motor itu masuk melalui pintu masuk di Jl Merdeka Selatan.

Sementara beberapa ruas jalan terpantau padar bahkan macet. Di antaranya Jl Medan Merdeka Selatan, Medan Merdeka Timur, Lapangan Banteng, Veteran dan Gajah Mada.

Beberapa jalan justru tampak ditutup dan tidak diperkenankan dilalui oleh kendaraan. Di antaranya Jl Majapahit dari arah Harmoni menuju Medan Merdeka Barat dan Veteran III. "Untuk melancarkan arus dan memuaskan warga yang ingin berjalan-jalan," jawab Aiptu Eko.

Beberapa petugas polisi tampak berjaga di tiap jalanan di Jakarta Pusat itu, terutama di sekitar Lingkar Monas dan Masjid Istiqlal.

Sementara itu, Jl MH Thamrin menuju Medan Merdeka Barat padat karena traffic light di Kampung Bali ada pengalihan arus. Kendaraan dari Medan Merdeka Barat tidak boleh melintas ke arah Gambir. Hanya boleh mengarah ke Budi Kemuliaan atau lurus menuju Harmoni.

Meski sudah dilarang oleh polisi, tapi warga masih banyak yang terlihat menggunakan mobil kap terbuka. Namun tidak ada atribut takbiran yang mereka bawa.


Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(iqb/mok)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%